Apakah ASI Perah yang Berbeda Jam Boleh Dicampur?

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi ASI Perah. Foto: Shutter Stock

Banyak ibu baru nan mungkin punya banyak pertanyaan seputar ASI perah alias menyusui. Salah satunya, apakah ASI nan diperah pada waktu berbeda boleh dicampur dalam satu wadah?

Ya Moms, bagi ibu nan rutin memompa ASI selama bekerja alias beraktivitas di luar rumah memberikan ASI perah (ASIP) memang bisa jadi solusi. Lalu, apakah ASIP nan diperah pada jam berbeda kondusif untuk dicampur dan diberikan pada anak?

Kata Dokter soal Mencampur ASI Perah di Waktu Berbeda

ilustrasi mencampur ASI perah Foto: Shutterstock

Dokter Spesialis Anak sekaligus Konselor Menyusui, dr. Aisya Fikritama, Sp.A, mengatakan ASI perah dari waktu nan berbeda boleh dicampur, asalkan dilakukan dengan langkah nan benar.

"Misalnya ASI dipompa di jam 8 pagi lampau memompa lagi di jam 11 siang. ASI nan hangat itu lantaran mengikuti suhu tubuh," ujar dr. Aisya pada kumparanMOM, Kamis (6/8).

Namun, ASI nan baru diperah dan tetap hangat tidak boleh langsung dicampurkan dengan ASI nan sudah disimpan di kulkas.

"Karena ASI nan hangat bisa meningkatkan suhu ASI nan dingin. Akibatnya kualitas penyimpanan ASI bisa menurun dan ini berpotensi menimbulkan pertumbuhan bakteri," lanjut dr. Aisya.

Karena itu, ASI nan baru diperah sebaiknya didinginkan terlebih dulu di dalam lemari es hingga suhunya sama dengan ASI nan sudah disimpan sebelumnya.

"Jadi nan betul adalah ASI nan baru saja diperah didinginkan di dalam lemari es agar suhunya sama dingin dengan ASI nan sudah disimpan. Setelah sama-sama dingin kedua ASI tersebut boleh dicampurkan ke dalam satu wadah nan bersih," kata dr. Aisya.

Patokan Masa Simpan Gunakan Waktu Perah nan Paling Awal

Ilustrasi ASI perah. Foto: Shutter Stock

Menurut dr. Aisya, saat dua ASI dari waktu pemerahan berbeda dicampurkan, masa simpan kudu mengikuti waktu pemerahan nan lebih awal.

"Selalu gunakan jam pemerahan ASI nan lebih awal sebagai patokan. Jadi jika tadi jam 8 pagi alias 11 siang berfaedah kita ambil nan jam 8 pagi," ujarnya.

Sebagai pengingat, dr. Aisya menjelaskan bahwa ASI dapat disimpan selama 4 jam di suhu ruang, 4 hari di dalam kulkas, alias hingga 6 bulan di dalam freezer untuk kualitas terbaik.

Dengan demikian, ASI perah dari waktu pompa nan berbeda tetap boleh dicampur, selama ibu memastikan keduanya sudah berada pada suhu nan sama dan mengikuti patokan penyimpanan nan tepat.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan