Apakah 1 Syawal Boleh Puasa? Hukum dan Dalilnya Menurut Fikih Islam

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Apakah 1 Syawal Boleh Puasa? Hukum dan Dalilnya Menurut Fikih Islam

Ilustrasi.

JAKARTA - Bagi umat Islam, 1 Syawal alias hari raya Lebaran merupakan momen suci penutup ibadah Ramadan nan penuh berkah. Namun, kadang muncul pertanyaan: bolehkah berpuasa pada hari pertama Syawal?

Terkait pertanyaan ini, kebanyakan ustadz fikih menyepakati bahwa puasa pada 1 Syawal hukumnya haram, baik puasa wajib maupun sunnah. Pandangan ini didasarkan pada sabda Nabi Muhammad SAW nan disampaikan dalam hadits shahih

Dalil Utama Larangan Puasa Hari Raya

Larangan ini berasal langsung dari hadits Nabi Muhammad SAW nan mutawatir. Dalam riwayat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda:

النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ صَوْمِ يَوْمَيْنِ: يَوْمِ الْفِطْرِ، وَيَوْمِ الْأَضْحَى

An-nabiyyu shallallāhu ‘alaihi wa sallama nahā ‘an shaumi yaumain: yaumil-fithri wa yaumil-adhā.

Artinya: "Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang berpuasa pada dua hari: hari Lebaran dan hari Iduladha."(HR. Muslim No. 1143)

Hadits serupa diriwayatkan pula oleh Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu:

إِنَّ هَذَيْنِ الْيَوْمَيْنِ حَرَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صِيَامَهُمَا

Inna hadzainil-yaumaini harrama Rasūlullāhi shallallāhu ‘alaihi wa sallam shiyāmahumā.

Artinya: "Sesungguhnya dua hari ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengharamkan puasa pada keduanya." (HR. Ahmad)

Kata "nahā" (melarang) dan "harrama" (mengharamkan) dalam bahasa Arab menunjukkan kekuatan larangan nan tegas. Berdasarkan dalil ini, para ustadz seperti Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim memutuskan bahwa puasa 1 Syawal tidak sah sebagai ibadah.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com