
Ilustrasi. (Foto: Unsplash)
JAKARTA - Di era digital saat ini, privasi dan keamanan info menjadi prioritas utama bagi setiap pengguna internet. Banyak orang mulai mencari langkah untuk menyembunyikan identitas mereka secara daring guna menghindari pengintaian maupun untuk mengakses konten nan dibatasi secara geografis.
Virtual Private Network (WPN) dan Proxy muncul sebagai opsi pilihan untuk melakukan hal-hal tersebut. Namun, meski kedua sekilas mempunyai kegunaan nan serupa, ialah menutupi alamat IP original Anda, keduanya bekerja dengan langkah nan sangat berbeda.
Berikut adalah penjelasan mengenai perbedaan mendasar antara VPN dan Proxy berasas info nan dihimpun dari beragam sumber.
Apa Itu Proxy?
Server proxy bertindak sebagai perantara alias gateway antara komputer Anda dan internet. Saat Anda menggunakan proxy, lampau lintas internet bakal melewati server perantara tersebut sebelum mencapai situs web tujuan. Situs web tersebut hanya bakal memandang alamat IP dari server proxy, bukan alamat IP original Anda.
Namun, poin krusial nan perlu dicatat adalah proxy bekerja pada tingkat aplikasi. Artinya, jika Anda memasang proxy di peramban (browser), maka hanya aktivitas di dalam peramban tersebut nan terlindungi. Aplikasi lain di perangkat Anda, seperti aplikasi perbankan alias email, tetap bakal menggunakan hubungan internet langsung tanpa perantara. Selain itu, sebagian besar proxy tidak mengenkripsi info Anda, sehingga info nan Anda kirimkan tetap berisiko untuk diintip oleh pihak ketiga.
Apa Itu VPN?
VPN menawarkan perlindungan nan jauh lebih menyeluruh. Berbeda dengan proxy, VPN bekerja pada tingkat sistem. Ini berfaedah setelah VPN diaktifkan, seluruh lampau lintas internet dari perangkat Anda—baik dari browser, aplikasi latar belakang, hingga pembaruan sistem—akan dialihkan melalui terowongan (tunnel) nan aman.
Keunggulan utama VPN terletak pada enkripsi. VPN tidak hanya menyembunyikan alamat IP Anda, tetapi juga membungkus info Anda dengan lapisan keamanan nan kuat. Hal ini memastikan bahwa ISP (penyedia jasa internet), peretas, maupun pemerintah tidak dapat memandang aktivitas apa nan sedang Anda lakukan alias info apa nan sedang Anda kirimkan.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·