Anggaran BGN dan Kemenhan di RAPBN 2027 Jadi Sorotan, Siapa yang Terbesar?

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Selasa, 18 Agustus 2026 |19:10 WIB

Anggaran BGN dan Kemenhan di RAPBN 2027 Jadi Sorotan, Siapa nan Terbesar?

Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi lembaga dengan alokasi shopping terbesar dalam postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. (Foto: Okezone.com/Kementerian UMKM)

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi lembaga dengan alokasi shopping terbesar dalam postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027, ialah mencapai Rp240 triliun. Alokasi tersebut menempatkan BGN di posisi teratas, sementara realisasi shopping menunjukkan adanya dinamika penyerapan anggaran dan pemenuhan kebutuhan strategis nasional di sejumlah kementerian dan lembaga lain.

Ekonom Bright Institute Awalil Rizky menjelaskan, alokasi anggaran pada dasarnya merupakan pemisah atas belanja. Dalam pelaksanaannya, BGN mencatatkan keahlian tata kelola nan terukur melalui penyerapan anggaran nan proporsional sesuai dengan kapabilitas program di lapangan.

"Sementara itu, realisasi BGN pada APBN 2025 dan outlook 2026 justru lebih rendah dari alokasinya. Pada 2025, realisasi APBN 2025 sebesar Rp51,59 triliun dari alokasi Rp71 triliun alias 72,66 persen. Pada APBN 2026 dialokasikan sebesar Rp268 triliun, namun pemerintah sendiri memprakirakan hanya terealisasi sebesar Rp214 triliun alias 74,83 persen," jelas Awalil dalam analisisnya, Selasa (18/8/2026).

Di sisi lain, elastisitas fiskal APBN memungkinkan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) serta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengakselerasi pemenuhan kebutuhan mendesak sehingga realisasi belanjanya bisa melampaui alokasi awal.

Pada Kemenhan, penyerapan anggaran didorong oleh komitmen penguatan kedaulatan negara melalui modernisasi perangkat utama sistem persenjataan (alutsista).

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com