Google resmi merilis jenis final dari sistem operasi terbarunya, Android 17, berbarengan dengan Wear OS 7 untuk arloji pintar. Pembaruan ini meluncur pertama kali untuk jejeran perangkat Pixel, dibarengi dengan program Pixel Drop nan membawa support untuk model AI terbaru seperti Gemini Omni, model kreator musik Lyria 3, dan perangkat translator bunyi berbasis AudioLM untuk Pixel 10a.
Langkah ini mempertegas strategi Google untuk menjadikan perangkat Android dan Pixel sebagai wadah pamer teknologi kecerdasan buatan teranyar mereka.
Ketika kompetitornya, Apple, tetap konsentrasi mengejar ketertinggalan AI lewat rencana pembaruan Siri dan iOS, Android 17 melangkah lebih jauh dengan mengoptimalkan peran Gemini dalam pembuatan konten, komunikasi, dan pengalaman pengguna sehari-hari.
Dalam Pixel Drop terbaru ini, fitur berbagi arsip Quick Share sekarang kompatibel dengan AirDrop milik Apple untuk perangkat Pixel 8a dan Pixel 9a. Selain itu, Gemini Omni sekarang memungkinkan pengguna mengedit video secara langsung di dalam ruang percakapan, sementara model Lyria 3 memfasilitasi pembuatan trek musik hanya dengan petunjuk teks alias gambar pada aplikasi Gemini.
Pembaruan ini juga membawa fitur praktis lainnya, seperti keahlian merekam pesan bunyi keluar pribadi saat pengguna tidak dapat menjawab panggilan telepon. Fitur "Take a Message" pun mulai diperluas ke lebih banyak pasar global.
Sementara itu, pembaruan Wear OS 7 membawa fitur penemuan darurat pada Google Pixel Watch. Jika arloji mendeteksi kecelakaan mobil, jatuh, alias ketiadaan degub nadi, perangkat bakal otomatis menghubungi jasa darurat dan kontak nan telah ditentukan.
Jam tangan pandai ini juga sekarang bisa menerima pembaruan langsung dari aplikasi ponsel dan terintegrasi lebih baik dengan kacamata AI serta perangkat audio Google lainnya. Google menyatakan pembaruan ini bisa meningkatkan daya tahan baterai hingga 10 persen.
Di luar sektor AI, Android 17 memperkenalkan fitur "bubble bar" untuk mempermudah aktivitas multitasking. Fitur ini merupakan komponen antarmuka baru nan berfaedah merapikan dan mengakses aplikasi nan baru saja dibuka melalui ikon berbentuk gelembung di bagian bawah layar.
Bagi kreator konten, tersedia juga fitur perekaman layar nan dapat aktif berbarengan dengan kamera depan untuk kebutuhan video reaksi di media sosial seperti TikTok, YouTube, alias Instagram.
Aspek keamanan turut ditingkatkan lewat fitur "Mark as Lost" di Find Hub, Live Threat Detection, serta pengaturan pemisah waktu layar nan sekarang dapat dikonfigurasi menggunakan PIN tanpa perlu menghubungkan akun Google. Untuk pencinta game, terdapat mode permainan unik ponsel lipat nan menawarkan tata letak visual 50/50 dengan kontroler dinamis.
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·