Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade menemui Direktur Utama Telkomsel Nugroho di Telkomsel Tower, Jakarta, Senin (27/4/2026). Pertemuan itu untuk memperjuangkan pembangunan tower BTS di wilayah Langgai, Nagari Gantiang Mudiak Utara Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat.
Pertemuan ini menjadi angin segar bagi masyarakat Langgai nan hingga sekarang tetap menghadapi keterbatasan akses sinyal telekomunikasi, apalagi setelah puluhan tahun Indonesia merdeka.
Andre menegaskan, pembangunan BTS di Langgai bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan kebutuhan mendesak masyarakat agar tidak lagi tertinggal dalam akses informasi, pendidikan, jasa kesehatan, dan aktivitas ekonomi digital.
Jika pembangunan tower BTS ini terealisasi dalam waktu dekat, masyarakat Langgai diharapkan dapat segera keluar dari status wilayah blank spot dan memasuki era konektivitas digital nan membuka kesempatan pendidikan, ekonomi, dan pelayanan publik nan lebih baik bagi generasi masa depan.
“Hari ini kami datang langsung berjumpa Dirut Telkomsel untuk memperjuangkan pembangunan BTS di Langgai. Masyarakat di sana sampai sekarang tetap belum menikmati sinyal. Ini kudu menjadi prioritas bersama,” kata Andre Rosiade nan juga Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM).
Menurut Andre, kehadiran jaringan telekomunikasi merupakan kewenangan dasar masyarakat di era digital. Andre berambisi Telkomsel dapat segera merealisasikan pembangunan tower tersebut sebagaimana percepatan pembangunan di sejumlah wilayah blank spot sebelumnya.
“Kami minta agar pembangunan BTS di Langgai bisa diprioritaskan. Masyarakat sangat membutuhkan. Ini juga sejalan dengan pengarahan Presiden Prabowo agar pembangunan menjangkau seluruh wilayah Indonesia,” ujar Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI ini.
Dalam pertemuan tersebut, Direktur Utama Telkomsel Nugroho menerima dan siap menindaklanjuti aspirasi ini. Seperti nan dilakukan pada permintaan penduduk melalui Andre Rosiade dua pekan lalu, soal pembangunan BTS Telkomsel di Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota juga sudah ditindaklanjuti.
“Survei sudah dilakukan. InsyaAllah paling lama tiga bulan,” kata Nugroho.
Pernyataan tersebut disambut optimistis oleh Andre sebagai berita baik dan angan nyata bagi masyarakat Langgai nan selama ini hidup dalam keterbatasan akses komunikasi.
Andre menegaskan, dirinya bakal terus mengawal proses tersebut hingga pembangunan BTS betul-betul terealisasi dan masyarakat bisa segera menikmati jasa jaringan seluler nan layak.
“Ini bukan hanya soal sinyal, tetapi soal keadilan pembangunan. Kami mau masyarakat Langgai merasakan kehadiran negara dan menikmati kemajuan seperti wilayah lain di Indonesia,” tegasnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·