Alternatif Protein di Tengah Kenaikan Harga Pangan: Ikan Air Tawar!

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Ilustrasi ikan nila. Foto: Shutterstock

Kenaikan harga bahan pangan membikin banyak family mulai mencari sumber protein nan lebih terjangkau namun tetap bergizi. Di tengah kondisi ini, ikan air tawar dinilai dapat menjadi pilihan sehat untuk memenuhi kebutuhan protein harian keluarga.

Dokter ahli gizi klinis, Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS, Sp.GK, Subsp.PK, mengatakan ada beberapa jenis ikan air tawar nan mudah ditemukan dengan nilai relatif lebih ramah di kantong, tetapi tetap mempunyai kandungan gizi nan baik.

“Ikan air tawar seperti lele, nila, mujair, patin, dan ikan mas,” ucapnya kepada kumparanMOM, Kamis (21/5).

Kandungan Protein Tetap Bisa Memenuhi Kebutuhan Harian

Meski dikenal lebih murah dibanding ikan laut, ikan air tawar tetap mempunyai kandungan protein nan baik untuk tubuh. Menurut dr. Luciana, ikan air tawar tetap dapat menjadi sumber protein sehat bagi keluarga, terutama dalam kondisi ekonomi saat ini.

Ilustrasi ikan. Foto: TeraMax/Shutterstock

“Sangat bisa,” tuturnya.

Senada dengan itu, master gizi klinik, dr. Yohan Samudra, Sp.GK, AIFO-K, menyebut ikan air tawar apalagi mempunyai kandungan lemak jenuh nan lebih rendah dibanding ayam maupun daging merah.

“Tentu saja bisa, apalagi kandungan lemak jenuhnya paling rendah dibandingkan ayam dan daging merah,” ucap dr. Yohan.

Namun, dr. Yohan mengingatkan bahwa kandungan omega-3 pada ikan air tawar memang lebih rendah dibanding ikan laut. Meski begitu, kebutuhan protein tetap dapat tercukupi jika dikonsumsi dengan baik dan seimbang.

Ilustrasi anak makan ikan. Foto: Shutterstock

“Untuk proteinnya bisa dicukupi, tapi untuk kandungan omega-3 nya memang ikan air tawar jauh lebih sedikit, jadi perlu dikonsumsi lebih banyak dan perhatikan pengolahan, lantaran jika digoreng kering bakal lenyap omega-3 nya,” sambungnya.

Cara Memilih dan Mengolah Ikan Air Tawar Agar Gizinya Tetap Terjaga

Selain jenis ikan, langkah memilih dan mengolah ikan juga berpengaruh terhadap kandungan gizinya. dr. Luciana menyarankan masyarakat memilih ikan nan tetap segar agar kualitas nutrisinya tetap baik.

Ilustrasi ikan lele kaya manfaat. Foto: Afi Hermatova/Shutterstock

Tanda Ikan Masih Segar

  • Mata jernih

  • Insang berwarna merah

  • Tidak berbau menyengat

Perhatikan juga proses memasaknya! Menggoreng ikan terlalu kering dapat mengurangi kandungan omega-3 di dalamnya.

Oleh lantaran itu, dr. Luciana menyarankan ikan diolah dengan langkah nan lebih sehat seperti dikukus, direbus, alias dipanggang agar kandungan gizinya lebih terjaga.

kumparan post embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan