Alasan Ahli Sarankan Porsi Makan Terbesar Diletakkan saat Sarapan

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Alasan Ahli Sarankan Porsi Makan Terbesar Diletakkan saat Sarapan ilustrasi(Magnific)

JIKA Anda mau merasa energik dan siap menjalani hari tanpa tergantung pada cangkir kopi secara berlebihan, ada baiknya meninjau kembali waktu makan porsi besar Anda. Kebanyakan orang kerap menyisakan porsi makan terbesar untuk santap malam, padahal para mahir nutrisi justru menyarankan untuk memindahkan porsi kalori terbesar ke pagi hari saat sarapan.

"Banyak orang melewatkannya alias tidak makan cukup saat sarapan, baik untuk menghemat kalori alias lantaran terburu-buru, tetapi sarapan nan seimbang dan cukup besar menawarkan daya nan baik sepanjang pagi, dan apalagi dapat memengaruhi emosi Anda kemudian hari," kata master nutrisi Sarah Gold Anzlovar, M.S., RDN, LDN.

Berikut adalah sejumlah argumen medis dan biologis kenapa para mahir menyarankan untuk menggeser porsi asupan kalori ke pagi hari:

Metabolisme Glukosa Lebih Efisien di Pagi Hari

Efisiensi perubahan makanan menjadi daya berjuntai pada keahlian tubuh memindahkan glukosa hasil pencernaan dari aliran darah ke dalam sel. Menurut Talia Follador, RDN, LDN, proses tersebut bekerja paling baik di pagi hari lantaran sensitivitas insulin berada pada tingkat tertinggi akibat ritme sirkadian tubuh, lampau menurun perlahan sepanjang hari.

Sebaliknya, menyantap makanan porsi besar di malam hari berisiko mengganggu ritme sirkadian, menurunkan kualitas tidur, dan meningkatkan gangguan suasana hati.

Fokus dan Energi nan Lebih Stabil

Otak sangat mengandalkan glukosa sebagai sumber daya utama. Mengonsumsi sarapan nan memadukan karbohidrat kompleks dan protein bakal menutrisi otak, memelihara fokus, serta mendukung memori jam-jam setelahnya. Penelitian juga menunjukkan bahwa orang nan rutin sarapan condong lebih aktif secara bentuk dibanding mereka nan melewatkannya.

Pembakaran Kalori Pencernaan Lebih Tinggi

Tubuh memproses dan membakar kalori lebih banyak saat mencerna makanan porsi besar di pagi hari dibandingkan jika makanan nan sama dikonsumsi malam hari. Efisiensi pencernaan ini didorong oleh koordinasi sistem metabolisme dengan ritme jam biologis tubuh.

Menahan Rasa Lapar Lebih Lama

Menyantap porsi kalori lebih banyak di awal hari membantu menjaga kadar hormon pengatur nafsu makan tetap stabil. Individu nan mengonsumsi lebih banyak kalori di pagi hari melaporkan tingkat rasa lapar nan jauh lebih rendah sepanjang hari.

Strategi Pendukung Energi Seharian

Selain memperbesar porsi sarapan, para mahir membagikan beberapa tips untuk menjaga daya tetap konsisten:

  • Makan Secara Teratur: Santap makanan dalam kurun 2 jam setelah bangun tidur, lampau lanjutkan setiap 3 hingga 5 jam sekali untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.
  • Kombinasikan Nutrisi: Padukan protein, karbohidrat kaya serat, dan lemak sehat dalam piring Anda.
  • Tetap Aktif Bergerak: Bangun dan melangkah kaki sejenak setiap jam untuk meningkatkan sirkulasi oksigen ke otak.
  • Cukupi Kebutuhan Cairan: Penuhi asupan air putih sepanjang hari untuk mencegah rasa lemas akibat dehidrasi.

(Eating Well/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia