Akui Kelalaian, MPR Minta Maaf Terkait Insiden Lomba Cerdas Cermat di Kalbar

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Video final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR, tingkat Provinsi Kalimantan Barat viral di media sosial. Video tersebut menuai sorotan lantaran majelis juri memberikan penilaian berbeda terhadap jawaban nan sama dari dua peserta.

Mulanya, sebuah pertanyaan mengenai apa saja pertimbangan wajib DPR dalam memilih personil BPK. Kelompok C dari SMAN 1 Pontianak lantas menjawab pertama kali.

“Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden,” ujar Grup C dilihat dari YouTube MPR, Senin (11/5/2026).

Salah satu juri, Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR Dyastasita memberikan nilai minus lima terhadap jawaban grup C.

Selanjutnya, Grup B dari SMAN 1 Sambas menjawab nan serupa dengan grup C.

“Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden,” kata peserta Grup B.

Namun, bedanya Dyastasita memberikan nilai sempurna alias 10 poin untuk grup B.

“Iya, inti jawabannya sudah benar. Nilai 10,” ujarnya.

Grup C lantas langsung menyampaikan protes dan menyatakan jawaban nan disampaikan pihaknya sama persis dengan jawaban Grup B.

“Izin, tadi kami menjawabnya sama seperti regu B. Sama,” kata peserta Grup C.

Dyastasita lantas menyatakan bahwa jawaban Grup C tidak menyebut unsur Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

“Tadi disebutkan regu C ya, itu pertimbangan dari DPD-nya tidak ada. DPR tadi,” ujar Dyastasita.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita