Akses Investor ke Aset Global Berbasis Blockchain Diperluas, Ada Tesla hingga Apple

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Akses Investor ke Aset Global Berbasis Blockchain Diperluas, Ada Tesla hingga Apple

Akses Investor ke Aset Global Berbasis Blockchain Diperluas, Ada Tesla hingga Apple (Foto: Freepik)

JAKARTA - Akses penanammodal ke aset gobal berbasis blockchain diperluas dengan adanya tujuh aset tokenized stocks. Hal ini sebagai sebagai bagian dari upaya memperluas akses penanammodal Indonesia terhadap eksposur saham dunia melalui teknologi blockchain. 

Langkah ini menjadi bagian dari penemuan dalam menghadirkan pengganti instrumen investasi bagi para member, seiring dengan semakin berkembangnya integrasi antara pasar finansial tradisional dan ekosistem aset digital nan semakin terbuka bagi penanammodal ritel.

Tujuh aset tokenized stocks nan bakal tersedia di Indodax merepresentasikan saham perusahaan global, ialah Tesla (TSLAX), Alphabet (GOOGLX), NVIDIA (NVDAX), Circle (CRCLX), Apple (AAPLX), Amazon (AMZNX), dan Coinbase (COINX) nan melangkah di jaringan Solana.

Vice President Indodax Antony Kusuma mengatakan bahwa kehadiran tokenized stocks mencerminkan tren dunia dalam menjembatani akses antara pasar finansial tradisional dan teknologi blockchain.

"Melalui tokenized stocks, kami memandang adanya pergeseran langkah penanammodal mengakses aset dunia menjadi lebih terbuka dan fleksibel. Ini bukan hanya soal kemudahan akses, tetapi juga gimana teknologi blockchain dapat menyederhanakan proses nan sebelumnya lebih kompleks. Namun, pemahaman terhadap sistem dan akibat tetap menjadi perihal krusial agar penanammodal dapat mengambil keputusan secara bijak,” ujar Antony di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Tokenized stocks merupakan aset digital nan nilainya dipatok (pegged) dengan rasio 1:1 terhadap nilai saham perusahaan di pasar modal tradisional. Melalui skema ini, penanammodal dapat membeli saham dunia dalam corak token nan diperdagangkan di jaringan blockchain, tanpa kudu melalui sistem pembukaan akun agen internasional secara konvensional.

Dibandingkan dengan perdagangan saham tradisional, tokenized stocks memungkinkan kepemilikan dalam jumlah fraksional, sehingga penanammodal dapat mengakses aset dalam unit nan lebih kecil. Selain itu, perdagangan dapat berjalan selama 24 jam penuh tanpa henti, berbeda dengan bursa saham konvensional nan mempunyai jam operasional terbatas.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com