AHY Singgung Kekuasaan, PAN Tegaskan Dukung Terus Prabowo: Hidup Mati Bersama

Sedang Trending 43 menit yang lalu
Mendes PDT Yandri Susanto saat ditemui usai rapat terbatas di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026). Foto: Najma Ramadhanya/kumparan

Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto menegaskan, PAN bakal terus mendukung Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, Yandri menyebut PAN siap “hidup mati” berbareng Prabowo.

Hal itu disampaikan Yandri saat merespons pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) nan menyebut kekuasaan bukan sesuatu nan dimiliki seseorang untuk selamanya.

Saat ditanya mengenai sikap PAN terhadap pernyataan AHY, Yandri meminta agar perincian pernyataan tersebut ditanyakan langsung kepada AHY.

“Ah, tanya AHY. Jangan saya, kan bukan translator AHY,” ujar Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/9).

“Kita hormati dan detailnya tanya Pak AHY aja,” lanjutnya.

Meski demikian, Yandri menegaskan PAN tetap mendukung Prabowo. Dia menyebut PAN telah tiga kali mendukung Prabowo dan bakal terus memberikan dukungan.

“Oh selalu kita, 3 kali mendukung. Ini dah menang masa gak dukung. Dukung terus. Hidup meninggal berbareng Pak Prabowo,” tegasnya.

kumparan post embed

Sebelumnya, AHY menegaskan kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Menurutnya, kekuasaan merupakan amanah rakyat nan mempunyai pemisah waktu.

Hal itu disampaikan AHY dalam pidato politik memperingati HUT ke-25 Partai Demokrat di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Sabtu (5/9).

“Kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Kekuasaan adalah amanah rakyat nan mempunyai pemisah waktu,” kata AHY.

AHY kemudian menyinggung 10 tahun pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia mengatakan terdapat pelajaran nan dapat diambil dari masa pemerintahan SBY, termasuk ketika pergantian kekuasaan berjalan secara tenteram dan demokratis setelah dua periode.

“Kita patut belajar dari 10 tahun pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Termasuk ketika pergantian kekuasaan berjalan tenteram dan demokratis setelah dua periode,” ujarnya.

AHY menilai pengalaman tersebut menjadi bagian krusial dalam menjaga demokrasi. Menurutnya, setiap pergantian kekuasaan kudu berjalan dengan menghormati kehendak rakyat.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan