AHY Harap Lebih Banyak Alumni Taruna Nusantara Berperan di Pemerintahan

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dalam aktivitas Munas IKASTARA di Wisma Serbaguna GBK, Jakarta, Sabtu (23/5/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berambisi semakin banyak alumni SMA Taruna Nusantara (TN) nan tergabung dalam Ikatan Alumni Taruna Nusantara (Ikastara) mengambil peran di pemerintahan dan bumi politik.

Harapan itu dia sampaikan saat memberi sambutan di Musyawarah Nasional (Munas) Ikastara di Wisma Serbaguna GBK, Jakarta, Sabtu (23/5).

Mulanya, AHY sempat menyinggung info sebaran alumni nan ditampilkan dalam forum tersebut. Ia menyebut secara historis SMA Taruna Nusantara memang sejak awal didesain untuk mencetak kader-kader terbaik di sektor pertahanan dan birokrasi.

"Karena saya percaya kita semua jika memandang sejarah berdirinya SMA TN, memang lebih ditujukan menyiapkan kader-kader terbaik untuk menjadi prajurit, menjadi perwira TNI Polri, juga untuk menjadi birokrat ASN. Betul ya?" kata AHY.

Meski demikian, menurut Ketua Umum Partai Demokrat itu, perkembangan era menuntut ekspansi peran lulusan Taruna Nusantara ke sektor-sektor lain, termasuk bumi upaya dan kewirausahaan.

"Nah, padahal era berubah, dengan segala tantangan dan kesempatan barunya, dibutuhkan entrepreneurs, dibutuhkan wirausahawan nan juga sukses, nan berani memulai startup, tapi juga sustain akhirnya menjadi sukses, apalagi graduate menjadi unicorn pada saatnya," ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto tiba meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Rabu (14/1/2026). Foto: Instagram/@sekretariat.kabinet

Selain sektor bisnis, AHY juga menilai jalur politik dan pemerintahan perlu menjadi ruang nan lebih terbuka bagi alumni Taruna Nusantara. Ia menegaskan tidak sedang membujuk keterlibatan dalam politik praktis, tetapi mendorong kontribusi lebih besar dalam sistem demokrasi.

"Nah, saya tidak membujuk politik praktis di sini, tetapi ingat, negara ini adalah negara kerakyatan nan juga menganut sistem politik nan bisa kita ikuti semua. Election setiap 5 tahun," ucap AHY.

AHY mengatakan keterlibatan di pemerintahan dapat dimulai dari tingkat wilayah sebelum ke tingkat nasional. Menurutnya, peran politik mempunyai posisi krusial dalam proses pengambilan kebijakan negara.

"Nah, saya berambisi ke depan, kita semua berambisi ke depan semakin banyak Ikastara nan manggil peran-peran di pemerintahan. Sebelum pada pemerintahan di tingkat tertinggi, di pusat alias nasional, tentu ada pemerintahan di tingkat kabupaten, kota, dan provinsi," pungkas dia.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan