Ikatan Alumni Lemhannas (IKAL) berbareng Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) menggelar Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) untuk menentukan Ketua Umum baru IKAL di Kantor Lemhannas, Jakarta Pusat pada Sabtu (11/4).
Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily menyebut Munaslub digelar setelah Agum Gumelar mundur dari kedudukan Ketua Umum IKAL. Ace mengatakan pengunduran diri itu terjadi pada Januari 2026 lampau sehingga Dewan Pembina meminta digelarnya Munaslub untuk konsolidasi organisasi.
“Pada bulan Januari nan lalu, Pak Agum Gumelar sebagai Ketua Umum IKAL Lemhannas mengundurkan diri, dan lantaran itu maka saya sebagai Ketua Dewan Pembina mengeluarkan pengarahan kepada DPP IKAL Lemhannas untuk segera melaksanakan Musyawarah Nasional Luar Biasa. Dan alhamdulillah hari ini pembukaan telah dilaksanakan,” kata Ace.
Ia menegaskan, agenda Munaslub tidak hanya memilih ketua umum baru, tetapi juga membahas rumor strategis nasional dan global.
“Tentu agendanya bukan hanya sekadar memilih Ketua Umum IKAL Lemhannas, tetapi juga membahas isu-isu strategis mengenai perkembangan geopolitik global, serta gimana IKAL Lemhannas memberikan kontribusi terhadap upaya kita menjaga dan memperkuat ketahanan nasional,” ujarnya.
Saat ini Mustafa Abubakar ditunjuk untuk menjadi Plt IKAL hingga Munaslub mengumumkan ketum IKAL nan baru.
Penjaringan Ketum Diserahkan ke Peserta
Ace menuturkan, pemilihan ketua umum baru sepenuhnya diserahkan kepada peserta Munaslub melalui sistem penjaringan.
“Pertama, tentu mengenai Ketua Umum, kita serahkan sepenuhnya kepada para peserta Munas IKAL Lemhannas. Dan saat ini kami sudah memberikan pengarahan sesuai dengan peraturan nan ada, bahwa kelak bakal melalui proses penjaringan di dalam forum Munas,” kata dia.
“Siapa pun para peserta nan mempunyai kewenangan bunyi berkuasa untuk mengusulkan calon Ketua Umum, dan setelah kelak ada tiga besar maka kelak bakal dipilih Ketua Umum. Karena itu kami tentu tidak bisa menduga-duga lantaran nan punya kewenangan adalah para peserta, maka kita serahkan kepada peserta untuk menentukan siapa nakhoda baru nan kelak bakal memimpin IKAL Lemhannas,” lanjutnya.
Bahas Konsolidasi dan Agenda Organisasi
Selain pemilihan ketua umum, Munaslub juga bakal membahas laporan pertanggungjawaban hingga perubahan patokan organisasi.
“Tentu agenda selanjutnya sebagaimana musyawarah-musyawarah organisasi, kelak bakal dibahas tentang laporan pertanggungjawaban, pembahasan AD/ART, dan pemilihan Ketua Umum baru,” ujar Ace.
Ia berambisi forum melangkah kondusif dan menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi.
“Dan saya kira para peserta ini lantaran mereka sudah dicetak menjadi negarawan, tentu bakal ada solusi nan terbaik di tengah perbedaan pilihan, dan itulah kita, musyawarah mengedepankan kepentingan organisasi,” pungkasnya.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·