Ada 'Demam Masker' di Pasar Pramuka, Pembeli Borong 20 Box Sekaligus!

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Jakarta -

Jakarta mendadak ramai oleh penduduk nan berburu masker. Pasar Pramuka, Jakarta Timur, nan biasanya didominasi pembeli langganan, sekarang kehadiran banyak wajah baru nan mencari pelindung pernapasan.

Fenomena ini terjadi setelah abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau terbawa hingga ke wilayah Jakarta. Sejak Senin (7/9), pedagang mulai merasakan lonjakan permintaan, apalagi ada pembeli nan sekali datang langsung memborong hingga 20 box masker.

Berdasarkan pantauan detikcom, Selasa (8/9/2026), sejak pagi hingga 11.30 WIB, area pasar terus ramai dikunjungi para pembeli. Mereka tampak keluar masuk area pasar silih berganti mendatangi toko-toko nan ada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski tidak menimbulkan kepadatan nan sangat besar, area pasar tampak menjadi sangat sibuk. Terlihat sejumlah pembeli lebih banyak berpusat pada pedagang nan meletakkan beragam produk masker di etalase toko.

Di sana, mereka terlihat serius melihat-lihat beragam opsi masker di kios-kios tersebut. Hal tersebut membikin beberapa lorong di dalam Pasar Pramuka nan sedari awal cukup sempit jadi lebih susah dilalui meski tak sampai berdesakan.

Pasar PramukaPembeli Borong Masker di Pasar Pramuka Foto: Ignacio Geordy Oswaldo

Salah seorang pedagang di Pasar Pramuka, Selly, mengatakan kondisi ramai pembeli ini mulai terjadi sejak minggu (6/9) kemarin. Namun puncak keramaian baru terjadi pada Senin (7/9), sengaja datang untuk mencari masker.

"Kalau permintaan masker banyak. Ada saja sih nan nanya melalui WA ataupun orang datang langsung banyak ke sini. Kemarin lah lebih banyak nan cari. Jadi ada perputaran di sini. Kalau nggak hanya langganan biasa nan ke sini. Kalau orang ke pasar mah sudah jarang sekarang," ujar Selly saat ditemui detikcom.

"Kalau hari biasa kan nggak banyak. Biasa sehari nggak sampai 10 box laku. Kemarin tuh sudah mulai meningkat gitu. Ada nan permintaan sampai 10-20 box satu orang doang. Kayak gitu, perbedaannya," tuturnya lagi.

Hal senada juga disampaikan oleh pedagang di Pasar Pramuka lain, Yana. Ia mengungkapkan kenaikan visitor di tokonya mulai terasa sejak kemarin, Senin (7/9). Untuk kenaikan visitor di hari sebelumnya, dia tidak tahu lantaran pada hari Minggu kemarin tokonya sedang tutup.

"Dari kemarin ramai. Kalau minggu nggak tahu, kita tutup," kata Yana.

Menurutnya tak sedikit visitor nan datang untuk mencari dan bertanya-tanya tentang produk masker nan dijualnya. Bahkan saat Yana berbincang dengan detikcom, ada pengguna nan datang bertanya nilai masker nan dijajakan kemudian langsung pergi keliling mencari toko nan lain.

"Masker tuh banyak macamnya, dari beragam macam pabrik mengeluarkan masker dan kualitas ya tergantung nilai deh jika kayak gitu. Semakin nilai mahal ya kualitasnya pasti semakin bagus," jelas Yana.

(igo/fdl)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance