Ada 2.110 Hotspot Karhutla di Kalimantan Tengah per 25 Agustus

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan sebanyak 2.110 titik panas (hotspot) kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Di Kalimantan Tengah, kami menemukan adanya 2.110 titik hotspot sedangkan untuk firespot alias titik api sebesar 55 titik," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, Rabu (26/8).

Angka ini didasarkan pada laporan BNPB tanggal 25 Agustus 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, Berton menyatakan bahwa indikasi luas lahan nan terbakar di Kalimantan Tengah mencapai lebih dari 7.634 hektar. Namun, jarak pandang tetap dikategorikan normal.

"Jarak pandang normal di atas 10 km," sebutnya.

Sejumlah operasi darat telah dilakukan di Kalimantan Tengah dengan konsentrasi pada pemadaman, pembatasan penjalaran api, dan pendinginan. Namun, karhutla di sejumlah letak seperti Katingan, Murung Raya, dan Lamandau tetap belum padam.

Pengendalian dan penanggulangan karhutla juga dilakukan melalui operasi udara. BNPB melaporkan adanya 2 operasi patroli udara dan 5 operasi water bombing menggunakan helikopter di Kalimantan Tengah.

Secara totalnya, 4,6 juta liter air telah digunakan dalam operasi water bombing ke titik-titik api.

"4,6 juta liter ini dilakukan dengan beberapa sorti di enam provinsi prioritas ialah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatra Selatan, Jambi, maupun Riau," jelas Berton.

(mou/dal)

placeholder

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional