8 Korban Speedboat Tenggelam di Perairan Maluku belum Ditemukan

Sedang Trending 1 jam yang lalu
8 Korban Speedboat Tenggelam di Perairan Maluku belum Ditemukan ilustrasi(Antara)

Sebanyak delapan penumpang speedboat tenggelam di perairan sekitar Pulau Dai, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Maluku, tetap dalam pencarian tim SAR campuran hingga Sabtu (13/6). Sementara itu, dua penumpang lainnya sukses selamat setelah berenang ke daratan dan meminta support penduduk setempat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten MBD, Jemmy Lico, mengatakan proses pencarian terus dilakukan sembari berkoordinasi dengan pemilik speedboat yang digunakan para korban.

"Saat ini delapan korban tetap belum ditemukan dan pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan," kata Jemmy saat dihubungi dari Ambon.

Dua korban kecelakaan kapal nan sukses selamat diketahui berjulukan Yakob Anamofa (22) dan Ignasius Matrunkoly (42). Keduanya sukses mencapai Desa Sinairusi setelah berenang dari letak kejadian dan kemudian meminta pertolongan kepada masyarakat.

Berdasarkan info nan dihimpun, speedboat nan mengangkut 10 orang tersebut berangkat dari Desa Sinairusi menuju Tepa, Kecamatan Pulau Babar, pada Kamis (11/6). Namun dalam perjalanan, kapal dihantam cuaca jelek saat melintas di perairan Pulau Dai hingga akhirnya tenggelam.

Sejak kejadian terjadi, masyarakat berbareng BPBD Kabupaten MBD telah melakukan pencarian menggunakan tiga unit speedboat dan KM Teifelin. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil lantaran terkendala cuaca nan kurang berkawan serta keterbatasan bahan bakar minyak (BBM). Jemmy mengatakan pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon untuk memperkuat operasi pencarian terhadap para korban nan tetap hilang.

"Peristiwa ini sudah kami laporkan ke Basarnas Ambon dan saat ini tim SAR campuran tetap melakukan operasi pencarian," ujarnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Muhammad Arafah, membenarkan pihaknya menerima laporan kecelakaan laut tersebut dari BPBD Kabupaten MBD pada Jumat (12/6) pagi dan segera mengerahkan operasi SAR.

Menurut Arafah, letak kejadian berada di sekitar Perairan Pulau Dai dengan koordinat 7°39'2.95" LS dan 129°38'27.61" BT, alias sekitar 264 mil laut dari Ambon ke arah tenggara.

Basarnas juga telah berkoordinasi dengan Kepala Desa Sinairusi, Yance Ritiauw, nan mengonfirmasi bahwa terdapat 10 orang di dalam speedboat tersebut. Dari jumlah tersebut, dua orang ditemukan selamat, sementara delapan lainnya tetap dalam pencarian. Tim SAR campuran saat ini terus melakukan penyisiran di sekitar letak kejadian dengan angan seluruh korban dapat segera ditemukan. (E-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia