Ilustrasi(Magnific)
BAGI Anda nan sedang menjaga pola makan, menjaga berat badan ideal, alias sekadar mau menjaga stamina seharian, memahami kombinasi nutrisi nan tepat adalah kuncinya. Banyak orang berfokus hanya pada asupan protein untuk membangun otot dan menahan lapar. Namun, protein saja rupanya belum cukup.
Untuk mendapatkan rasa kenyang nan memperkuat lebih lama sekaligus menjaga kesehatan pencernaan, Anda memerlukan duet nutrisi terbaik, protein dan serat. Protein bekerja lambat dalam sistem pencernaan untuk memberikan rasa kenyang mendalam, sementara serat larut dan tidak larut membantu memperlambat penyerapan nutrisi serta menjaga kesehatan mikrobioma usus.
7 Makanan Kaya Protein
Menggabungkan kedua nutrisi ini ke dalam menu harian tidaklah rumit. Berikut adalah 7 bahan makanan kaya protein dan serat nan sangat disarankan untuk masuk dalam daftar belanjaan Anda:
1. Lentil
Lentil merupakan salah satu jenis legum paling padat nutrisi. Dalam satu cangkir lentil masak, Anda bisa mendapatkan sekitar 18 gram protein dan 15 gram serat. Selain harganya nan terjangkau, lentil sangat mudah diolah menjadi sup, kari, hingga sajian grain bowl.
2. Kacang Hitam (Black Beans)
Kacang hitam menyajikan kombinasi sempurna antara protein, serat, dan pati resisten (resistant starch). Dengan kandungan sekitar 15 gram protein dan 15 gram serat per cangkir masak, kacang hitam menjadi pilihan tepat untuk isian burrito, isi sup, alias campuran salad.
3. Kacang Arab (Chickpeas)
Selain terkenal diolah menjadi hummus, kacang arab kukus alias panggang menyimpan sekitar 15 gram protein dan 12 gram serat per cangkir. Teksturnya nan renyah setelah dipanggang menjadikannya pengganti camilan sehat pengganti kripik olahan.
4. Edamame
Edamame adalah salah satu sumber protein nabati utuh terbaik. Menyediakan sekitar 18 gram protein dan 8 gram serat per cangkir masak, edamame sangat praktis disajikan sebagai camilan rebus alias campuran tumisan sayur.
5. Biji Chia (Chia Seeds)
Meski ukurannya kecil, biji chia kaya bakal nutrisi. Hanya dalam dua sendok makan, terdapat sekitar 5 gram protein dan 10 gram serat. Biji chia mempunyai keahlian menyerap air dan mengembang di dalam saluran pencernaan, nan efektif menahan rasa lapar. Anda bisa mencampurkannya ke dalam oatmeal, smoothie, alias puding.
6. Tempe
Berbeda dengan kebanyakan sumber protein hewani nan bebas serat, olahan kedelai fermentasi original Indonesia ini menyediakan protein sekaligus serat. Dalam porsi 3 ons (sekitar 85 gram), tempe mengandung 15–18 gram protein dan 6–8 gram serat nan juga baik untuk pencernaan.
7. Oatmeal
Oat mengandung serat larut unik berjulukan beta-glucan nan terbukti memperlambat pencernaan dan memberikan rasa kenyang stabil. Dalam satu cangkir oat masak, terdapat sekitar 6 gram protein dan 4 gram serat. Anda bisa meningkatkan kadar nutrisinya dengan menambahkan biji chia, susu kedelai, alias buah-buahan segar.
Kunci utama dari pola makan nan mengenyangkan bukan sekadar memangkas kalori alias berfokus pada satu jenis superfood. Dengan memadukan sumber protein dan serat dalam setiap waktu makan, Anda dapat mengontrol nafsu makan secara alami, menjaga daya tetap stabil, dan merawat kesehatan organ pencernaan secara optimal. (Eating Well/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·