Feby Novalius
, Jurnalis-Senin, 22 Juni 2026 |07:03 WIB

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan tujuh personil dewan Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2026–2030. (Foto :Okezone.com/Aldhi Chandra)
JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan tujuh personil dewan Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2026–2030 setelah melalui proses uji kepantasan dan kepatutan (fit and proper test) nan diikuti 28 kandidat. Kepengurusan baru ini diharapkan memperkuat tata kelola, meningkatkan integritas, serta melanjutkan reformasi pasar modal Indonesia agar semakin kompetitif dan berkekuatan saing global.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa para kepala terpilih merupakan kandidat terbaik untuk memimpin BEI dalam empat tahun ke depan. OJK juga menekankan pentingnya keberlanjutan reformasi integritas dan penguatan tata kelola di pasar modal.
Berikut Okezone rangkum fakta-fakta mengenai susunan dewan baru BEI periode 2026–2030, Senin (22/6/2026):
1. 7 Direksi Terpilih dari 28 Kandidat
OJK melakukan fit and proper test terhadap 28 kandidat sebelum menetapkan tujuh nama terpilih untuk mengisi jejeran dewan BEI periode 2026–2030.
Friderica menyebut seluruh nan terpilih merupakan kandidat terbaik di masing-masing bidang.
“Alhamdulillah sudah terpilih 7 orang nan terbaik untuk masing-masing bidang,” kata Friderica.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·