5 Fakta Polisi Ringkus Komplotan Begal Sasar Petugas Damkar Jakpus

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Jakarta -

Seorang petugas damkar menjadi korban pemalak di Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat. Komplotan pemalak ini pun telah diringkus oleh polisi.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (2/4/2026). Sepeda motor dan handphone (HP) korban raib dirampas. Korban mengalami sejumlah luka akibat dikeroyok gerombolan begal.

"Mengalami luka di kepala, lecet di muka dan pergelangan tangan," kata Plt Kanit Reskrim Polsek Metro Gambir Iptu Heri Moko, Selasa (7/4).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi sudah melakukan visum terhadap korban di RS Tarakan. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dalam mengusut kasus tersebut.

Aksi pembegalan itu viral di media sosial (medsos) seperti dilihat detikcom, Selasa (7/4). Dari video nan beredar tampak korban dipepet oleh beberapa pelaku hingga dipukuli.

Korban, nan saat itu baru pulang dari rumah temannya, dipepet para pelaku lampau dipukuli hingga dikepruk batu dan berujung motornya dibawa kabur. Korban mengalami luka di kepala, wajah, dan tangan akibat dikeroyok para pelaku.

"Pelaku menendang korban hingga terjatuh dan korban ditendang serta dipukul dengan batu di TKP. Kemudian, sepeda motor dan HP korban dibawa kabur oleh pelaku," kata Iptu Heri.

1. 5 Pelaku Begal Ditangkap

Polisi menangkap 5 pelaku pemalak terhadap petugas pemadam kebakaran (damkar), Bimo Margo Hutomo (30), di Gambir, Jakarta Pusat (Jakpus). Kelima pelaku ditangkap di hotel.

"Pada Senin, 13 April 2026, sekitar pukul 23.00 WIB, tim nan dipimpin Kanit Resmob AKP Rasid dan Kanit Ranmor Iptu Hutagaol sukses mengamankan para pelaku di sebuah hotel area Pluit, Jakarta Utara," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya, Selasa (14/4).

Lima terduga pelaku nan ditangkap adalah F (30), RS (19), TA (20), R (21), dan RA (24). Berdasarkan pendalaman sementara, para pelaku mempunyai peran nan bervariasi dalam melancarkan aksinya.

"(Peran pelaku) mulai dari menabrak dan memukul korban, mengambil peralatan milik korban, hingga memantau situasi di sekitar letak kejadian," ujarnya.

2. 4 Pelaku Jadi DPO

Lebih lanjut, Kombes Budi menegaskan bahwa pihaknya tetap mengejar empat pelaku lainnya nan telah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Kami tetap memburu empat orang lainnya nan diduga kuat ikut terlibat dalam pemukulan dan membawa kabur sepeda motor korban. Identitasnya sudah kami kantongi," tegasnya.

Kombes Budi menekankan bahwa tindakan tegas bakal terus diambil terhadap para pelaku kejahatan jalanan nan meresahkan masyarakat.

"Kasus kejahatan jalanan nan disertai kekerasan memang menjadi perhatian utama kami, dan Polda Metro Jaya berkomitmen penuh untuk memberantas segala corak tindakan kejahatan guna menjamin rasa kondusif penduduk di Ibu Kota," tutupnya.

3. Korban Sempat Dikeroyok

Aksi para pelaku sempat terekam kamera CCTV (Circuit Closed Television) di lokasi. Dalam rekaman CCTV nan beredar di media sosial, terlihat korban berinisial BMH (29) dikeroyok para pelaku nan berjumlah lebih dari 5 orang. Dinarasikan, korban juga sempat ditabrak oleh para pelaku.

Aksi sadis itu terjadi di Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis (2/4) awal hari. Korban tiba-tiba dihadang para pelaku saat melintas dari Tomang ke Harmoni.

4. Momen Penangkapan

Sementara itu, detik-detik peringkusan para pelaku pun terekam dalam sebuah video. Dalam rekaman video nan diterima wartawan, terlihat awalnya polisi menggerebek sebuah bilik nan disebut-sebut tempat persembunyian para pelaku. Penggerebekan dilakukan oleh tim Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, pada Senin (13/4) malam.

Salah seorang petugas mengetuk pintu kamar. Saat pintu terbuka, petugas kepolisian langsung masuk dan langsung mengamankan para pelaku.

"Jangan bergerak," teriak salah satu polisi, dilihat dari rekaman video nan diterima wartawan, Rabu (15/4/2026).

Para pelaku tak berkutik saat ditangkap polisi. Satu per satu pelaku diborgol dengan kabel ties.

5. Sedang Pesta Narkoba

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra mengatakan para pelaku ditangkap di sebuah penginapan saat sedang berpesta narkoba.

"Mereka party alias kumpul di situ, pakai narkoba," kata Roby saat dihubungi.

Ada sejumlah wanita saat polisi menggerebek tempat penginapan nan ditempati para pelaku. Namun, polisi memastikan perempuan-perempuan tersebut tak berangkaian dengan tindakan kejahatan nan dilakukan para pelaku.

"(Sejumlah wanita) kawan tersangka. Tapi mereka tidak ikut (pesta narkoba)," imbuhnya.

(rdp/rdp)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News