Feby Novalius
, Jurnalis-Minggu, 26 April 2026 |09:03 WIB

Harga minyak goreng menjadi sorotan lantaran meroket pada pekan ini. (Foto: Okezone.com/IMG)
JAKARTA - Harga minyak goreng menjadi sorotan lantaran meroket pada pekan ini. Bahkan ada nan menjual minyak goreng hingga Rp60 ribu untuk bungkusan dua liter.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengakui kenaikan nilai minyak goreng tersebut. Menurutnya, penyebab utama kenaikan tidak sepenuhnya dipicu oleh masalah kesiapan minyak.
Berikut fakta-fakta menarik mengenai melonjaknya nilai minyak goreng, Minggu (26/4/2026):
1. Harga MinyaKita Naik
Harga minyak goreng merek MinyaKita mengalami kenaikan tipis dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 menjadi sekitar Rp15.900 per liter. Kenaikan nilai minyak goreng premium lebih terasa di wilayah tertentu, seperti Papua, nan disebut dipengaruhi oleh aspek distribusi.
"Kalau nilai minyak goreng MinyaKita, saya lihat di SP2KP itu Rp15.900-an ya dari Rp15.700-an HET-nya. Kalau minyak goreng premium itu terutama memang di wilayah seperti Papua, lantaran memang distribusinya," kata Mendag Budi Santoso.
2. Penyebab Kenaikan Harga
Selain aspek distribusi, Mendag menyebut kenaikan nilai minyak goreng dipicu oleh meningkatnya nilai bahan baku plastik. Ia menambahkan pemerintah telah berkomunikasi dengan produsen minyak goreng dan industri plastik untuk memastikan produksi tetap berjalan.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·