Feby Novalius
, Jurnalis-Jum'at, 20 Maret 2026 |08:04 WIB

Pengusaha dan pendiri Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia. (Foto: Okezone.com)
JAKARTA - Pengusaha dan pendiri Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal bumi di Singapura pada Kamis, 19 Maret 2026. Rencana kepulangan salah satu orang terkaya Indonesia tersebut dilakukan hari ini dari Singapura menuju Jakarta.
Dunia upaya dan olahraga Indonesia pun bersungkawa atas wafatnya Michael Bambang Hartono. Tokoh filantropi dan atlet bridge kebanggaan nasional ini mengembuskan napas terakhir pada usia 86 tahun, pukul 13.15 waktu Singapura.
Berikut fakta-fakta menarik mengenai Michael Bambang Hartono dan rencana pemakamannya, Jumat (20/3/2026):
1. Dunia Usaha RI Berduka
Kepastian berita duka meninggalnya Michael Bambang Hartono telah dikonfirmasi oleh Corporate Communication Senior Manager Grup Djarum, Budi Darmawan.
“Keluarga Besar PT Djarum bersungkawa cita mendalam atas wafatnya ketua kami, Pak Michael Bambang Hartono, Kamis 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura,” kata Budi saat dikonfirmasi iNews Media Group, Kamis (19/3/2026).
2. Karier Bisnis Michael Bambang Hartono
Selain dikenal sebagai nakhoda imperium upaya Djarum dan pemilik saham kebanyakan Bank Central Asia (BCA) berbareng adiknya, Robert Budi Hartono, almarhum juga dikenal luas lantaran dedikasinya di bumi olahraga, khususnya bagian bridge.
3. Atlet Asian Games
Kabar kepergiannya pertama kali tersiar melalui unggahan bela sungkawa dari Asosiasi Bridge Thailand, mengingat pengaruh besar almarhum dalam organisasi bridge internasional.
Pada arena Asian Games 2018, dia mencatatkan sejarah sebagai atlet tertua kontingen Indonesia dan sukses mempersembahkan lencana perunggu. Atas prestasinya tersebut, dia menerima bingkisan sebesar Rp250 juta dari Presiden Joko Widodo nan kemudian seluruhnya disumbangkan untuk pembinaan olahraga.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·