Tutup MTQ DKI 2026, Pramono Optimistis Jakarta Raih Juara Nasional

Sedang Trending 58 menit yang lalu
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai menghadiri penutupan aktivitas MTQ Piala Gubernur Tingkat Provinsi Tahun 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/8/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis delegasi DKI Jakarta bisa meraih juara umum pada arena Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional.

Hal itu disampaikan Pramono usai menutup MTQ Piala Gubernur DKI Jakarta Tahun 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/8).

Pramono mengatakan penyelenggaraan MTQ tahun ini menjadi modal krusial bagi Jakarta untuk menghadapi MTQ Nasional XXXI nan bakal digelar di Semarang pada 11-20 September 2026. Menurutnya, sistem penyelenggaraan berjenjang dari tingkat kelurahan hingga provinsi telah melahirkan banyak bibit unggul.

“Seperti nan kita ketahui, tadi sudah diumumkan pemenangnya adalah Kota Administrasi Jakarta Selatan sebagai juara umum MTQ. Dan juga ini adalah persiapan untuk DKI Jakarta mengirimkan peserta MTQ untuk nasional nan bakal diadakan di Kota Semarang. Dan saya sebagai Gubernur Jakarta berambisi mudah-mudahan Jakarta bisa juara umum,” kata Pramono dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, MTQ DKI sekarang dimulai dari tingkat kelurahan, kemudian bersambung ke kecamatan, kota/kabupaten administrasi, hingga provinsi. Menurutnya, perubahan sistem tersebut membikin antusiasme masyarakat meningkat dan memunculkan banyak talenta baru dalam bagian tilawah Al-Qur’an.

“Acara nan kita selenggarakan ini adalah aktivitas nan berjenjang, nan dulunya hanya mulai pada level provinsi, sekarang dimulai dari kelurahan, kemudian kecamatan, kabupaten/kota sampai dengan provinsi,” ujarnya.

Pramono mengaku perubahan format itu merupakan usulannya. Ia menilai langkah tersebut sukses membikin penyelenggaraan MTQ di Jakarta semakin semarak.

“Saya adalah orang nan paling berbahagia penyelenggaraan MTQ ini, lantaran dulu MTQ langsung pada tingkat provinsi. Saya nan mengusulkan untuk diubah mulai dari tingkat kelurahan. Kelurahan naik ke kecamatan, kecamatan, kota, kabupaten, baru provinsi, dan kelak pemenangnya bakal kita kirim secara nasional. Inilah nan membikin MTQ di Jakarta begitu bergemuruh, nan dulu sejuk ayem, sekarang muncul bakat-bakat nan luar biasa,” tuturnya.

Menurut Pramono, MTQ tidak sekadar menjadi arena perlombaan membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, aktivitas tersebut menjadi sarana syiar Islam sekaligus membentuk generasi muda nan mencintai Al-Qur’an.

“Bagi saya pribadi perlombaan ini bukan hanya sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi lebih gimana syiar kepercayaan Islam dan juga pembentukan generasi nan mencintai Al-Qur’an itu di Jakarta semakin bersemai dengan sangat baik,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) DKI Jakarta M Ali Fahmi mengatakan MTQ Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 telah berjalan selama 8 hari, mulai 29 Juli hingga 5 Agustus 2026.

Menurut Ali, MTQ tahun ini sukses melahirkan kader-kader potensial di beragam bagian lomba. Para pemenang selanjutnya bakal mengikuti pembinaan melalui training center (TC) sebagai persiapan mewakili DKI Jakarta pada MTQ Nasional.

“MTQ Piala Gubernur DKI Jakarta Tahun 2026 Tingkat Provinsi DKI Jakarta telah menghasilkan kader potensial dan berbobot pada semua bagian dan golongan. Kader-kader tersebut selanjutnya bakal dibina secara intensif melalui pembinaan (di) training center sehingga betul-betul siap, baik bentuk maupun mental, untuk menjadi Duta Provinsi DKI Jakarta pada event MTQ ke-32 Tingkat Nasional Tahun 2027,” ujar Ali.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan