4 Tersangka Pembunuhan Lansia di Pekanbaru Ditangkap, Terancam Hukuman Mati

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - Empat tersangka, pembunuh wanita di Pekanbaru berjulukan Dumaris Boru Sitio (60) ditangkap polisi. Para pelaku sempat kabur ke Aceh hingga Sumatera Utara (Sumut).

Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra dalam konvensi pers, Minggu (3/5/2026), mengatakan pelaku bisa dibekuk pada Sabtu (2/4). Pandra mengakui pengejaran para pelaku ini tidak mudah.

"Tanggal 2 April 2026, pelaku dapat ditangkap dan dibawa ke Polresta Pekanbaru, pengejaran ini tidaklah mudah," jelas Pandra.

Ia menyebut para pelaku melarikan diri ke luar Provinsi Riau. Ada nan kabur ke Sumut, ada pula nan ke Aceh.

"Pelaku begitu melakukan aksinya pelaku sempat melarikan diri ke wilayah di luar wilayah norma provinsi Polda Riau, ini sudah sampai ke wilayah Sumatera Utara dan sudah sampai ke provinsi Nanggroe Aceh Darussalam," ujar Pandra.

Peran 4 Tersangka

Polisi menyampaikan peran dari empat tersangka Anisa Florensa alias AF, nan merupakan menantu korban, menjadi otak pelaku pembunuhan.

Sementara itu, tiga pelaku lain adalah Selamet alias SL, Erwandi namalain Iwan, dan Lisbet. Keempatnya awalnya hanya merencanakan perampokan, tapi kemudian juga merencanakan pembunuhan.

"Awalnya mau merampok, tapi di jalan berubah pikiran," ucap Kombes Zahwani Pandra.

AF mempunyai hubungan pertemanan dengan pelaku Lisbet alias L. AF meminta L menemaninya untuk bertindak merampok di rumah mertuanya.

"AF dan L berkawan baik sejak SMP di wilayah Sumatera Utara, sehingga diajak menemani ke Pekanbaru. Dari Aceh menyewa kendaraan, kendaraan itu jadi peralatan bukti," kata Zahwani.

Di Pekanbaru, keempat pelaku sudah berulang kali menyusun rencana. Mereka mau memastikan bahwa tindakan mereka melangkah dengan lancar.

"Empat kali perencanaan dengan mensurvei letak tempat kejadian perkara. Pada saat itu, tidak ada rasa berprasangka dari korban lantaran hubungan nan baik.

Meskipun pernikahan antara anak pertama korban dengan tersangka berjalan pada 2022, dan pada 2023 tersangka keluar dari rumah tersebut (meski belum bercerai)," katanya.

Sementara itu, laki-laki berinisial SL menjadi penyelenggara dengan memukul korban menggunakan balok kayu. Pukulan tidak hanya dilakukan sekali, tetapi hingga lima kali.

"Pemukulan tidak cukup sekali dan tidak hanya mengarah ke kepala. Hampir lima kali hingga korban meninggal bumi dan dibawa ke bilik mandi," katanya.

Tersangka Terancam Hukuman Mati

Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta menyebut tersangka dijerat dengan pasal berlapis, ialah pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan nan mengakibatkan korban meninggal dunia.

Keempat tersangka tersebut dijerat pasal pembunuhan berencana dengan ancaman balasan mati.

"Pasal 459 dan/atau Pasal 458 ayat 3 dan/atau Pasal 479 dengan ancaman maksimal balasan mati, alias seumur hidup, alias selama-lamanya 20 tahun," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Dumaris ditemukan tewas di dalam rumahnya di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, pada Rabu (29/4) siang. Korban ditemukan oleh suaminya, Salmon Mena, dalam kondisi tergeletak bersimbah darah.

Rekaman CCTV mengungkap jejak para pelaku. Dari empat pelaku tersebut, salah satunya diduga wanita berinisial AF, nan merupakan menantu korban.

Detik-detik tindakan pembunuhan itu juga terekam jelas di kamera CCTV. Awalnya, para pelaku datang menggunakan mobil hitam.

Seorang wanita berkaus hitam nan diduga adalah menantu korban berinisial AF masuk ke laman rumah disusul wanita lain nan mengenakan jaket hoodie warna biru. Tak lama kemudian, dua orang laki-laki menyusul keduanya.

Tak lama setelah itu, korban keluar dari dalam bilik dan membuka pintu menyambut 'tamu' tersebut. Wanita nan diduga menantunya sempat menyalami korban.

Entah apa nan mereka bicarakan. Namun, situasi saat itu terlihat normal-normal saja.

Hingga kemudian seorang laki-laki nan diduga selingkuhan AF datang sembari membawa kayu balok. Seketika itu dia memukulkan kayu tersebut ke kepala korban hingga terkulai.

Saksikan info selengkapnya hanya di program detikPagi jenis Senin (4/5/2026). Nikmati terus menu sarapan info unik detikPagi secara langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 08.00-11.00 WIB, di 20.detik.com, YouTube dan TikTok detikcom. Tidak hanya menyimak, detikers juga bisa berbagi ide, cerita, hingga membagikan pertanyaan lewat kolom live chat.

"Detik Pagi, Jangan Tidur Lagi!" (vrs/vrs)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News