Feby Novalius
, Jurnalis-Jum'at, 03 April 2026 |12:10 WIB

Pembangunan kediaman unik bagi penduduk bantaran rel di sekitar Stasiun Pasar Senen. (foto: Okezone.com/PKP)
JAKARTA – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berbareng Badan Pengelola (BP) BUMN memulai pembangunan kediaman unik bagi penduduk bantaran rel di sekitar Stasiun Pasar Senen.
Menteri PKP, Maruarar Sirait, menjelaskan bahwa pembangunan ini mencakup 324 kediaman nan diperuntukkan bagi penduduk nan sebelumnya sudah terdata oleh pemerintah.
"Kemarin kita rapat dengan Pak Dony (Kepala BP BUMN) di Gedung BP BUMN, berbareng BUMN pemilik tanah ini, ialah Angkasa Pura. Hari ini saya senang memandang kesiapan nan sangat cepat. Prosesnya sudah berjalan, apalagi sudah ada nan mulai clearing," ujar Maruarar, Jumat (3/4/2026).
Ia menambahkan, kediaman tersebut dilengkapi dengan ruang terbuka untuk mendukung kenyamanan warga, khususnya anak-anak.
“Totalnya ada 324 unit nan bakal dibangun di sini. Selain itu, bakal ada ruang terbuka untuk bermain anak-anak. Ini merupakan kerja sama nan baik, tanahnya milik Angkasa Pura dan pembangunan dilakukan secara kolaboratif,” tambah Maruarar.
Lebih lanjut, Menteri PKP menyampaikan bahwa upaya relokasi penduduk bantaran rel tidak hanya dilakukan di Senen, tetapi juga bakal dilanjutkan di sejumlah letak lain. Ia menyebut bakal meninjau lahan milik PT Kereta Api Indonesia di Tanah Abang dan Kampung Bandan pada Minggu mendatang berbareng Kepala BP BUMN.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·