Rapat majelis etik Partai Golkar(Golkar)
Dewan Etik Partai Golkar menjatuhkan hukuman etik kepada tiga kader Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan setelah dinyatakan melanggar kode etik melalui unggahan di media sosial nan dinilai merugikan nama baik partai. Ketiganya dianggap menyebarkan narasi, gambar, dan video nan memunculkan persepsi negatif terhadap Dewan Etik, Partai Golkar, serta ketua partai.
Ketua Dewan Etik Partai Golkar, Mohammad Hatta, menyampaikan putusan tersebut berbareng majelis pengadil etik di Kantor Dewan Etik DPP Partai Golkar, Jumat (26/6). Tiga kader nan dijatuhi hukuman adalah Deni Hegar, Muhammad Akbar, dan Ahlan Wilmana. Sidang terhadap Deni Hegar digelar pada 2 Juni 2026. Sementara sidang Muhammad Akbar dan Ahlan Wilmana berjalan dalam beberapa tahap, ialah pada 22 Juni, 24 Juni, dan berhujung dengan pembacaan putusan pada 26 Juni 2026.
Majelis sidang nan dipimpin Mohammad Hatta menilai ketiga kader terbukti mengunggah konten di beragam platform media sosial nan bertentangan dengan ketentuan organisasi. Tindakan tersebut dinilai mencederai kehormatan partai serta bertentangan dengan tanggungjawab kader untuk menjaga marwah organisasi.
Menurut Mohammad Hatta, setiap persoalan internal partai semestinya diselesaikan melalui sistem organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, Peraturan Partai tentang Disiplin Organisasi, serta Kode Etik Partai Golkar, bukan disampaikan ke ruang publik.
Dalam putusannya, Dewan Etik menyatakan ketiga kader terbukti melanggar prinsip dasar Partai Golkar nan dikenal dengan PD2LT, ialah Prestasi, Disiplin, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela. Unggahan mereka dinilai tidak mencerminkan loyalitas sebagai kader serta berpotensi merusak gambaran partai di mata masyarakat.
Sebagai konsekuensi, Dewan Etik menjatuhkan hukuman etik dan memberikan peringatan agar ketiganya tidak mengulangi perbuatan serupa. Dewan Etik menegaskan pelanggaran nan kembali terjadi di kemudian hari dapat berujung pada hukuman nan lebih berat sesuai ketentuan organisasi.
Dalam kesempatan itu, Mohammad Hatta juga mengingatkan seluruh kader Partai Golkar di beragam wilayah untuk menjaga nama baik partai, menjunjung tinggi nilai-nilai PD2LT, serta mengedepankan sistem internal dalam menyelesaikan setiap persoalan organisasi.
Ia berambisi seluruh kader dapat memusatkan perhatian pada penguatan organisasi dan persiapan menghadapi agenda politik 2029, sehingga Partai Golkar dapat terus meningkatkan kontribusinya bagi masyarakat dan pembangunan nasional. (E-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·