Jakarta, CNN Indonesia --
Bareksrim Polri menetapkan 287 orang penduduk negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus sindikat judi online (judol) nan bermarkas di Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
Wakabareskrim Polri, Irjen Nunung Syaifudin mengatakan total ada 322 orang WNA ditangkap dalam perkara ini. Namun, 35 orang lainnya saat ini tetap dalam pendalaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi dari 322 tersebut, 287 sudah kita tetapkan menjadi tersangka, antara lain 76 WNA China, tiga WNA Laos, dua WNA Malaysia, 15 WNA Myanmar, enam WNA Thailand, dan 185 WNA Vietnam," kata Nunung dalam konvensi pers, Jumat (26/6).
Disampaikan Nunung, dalam perkara ini pihaknya turut menyita sejumlah peralatan bukti elektronik antara lain 594 unit handphone, 382 laptop, 179 monitor dan komputer, 11 unit Mac Mini serta router dan perangkat digital lainnya.
Selain itu, interogator juga menyita peralatan bukti berupa duit tunai dalam corak rupiah dan mata duit asing hingga ratusan paspor.
"Tim Ditipidum Bareskrim Polri telah melaksanakan penyitaan duit tunai dalam corak Rupiah dan beberapa mata duit asing dengan total nilai jika dirupiahkan lebih kurang Rp8,7 miliar serta 155 paspor dan ratusan perangkat elektronik," tutur Nunung.
Lebih lanjut, Nunung menyebut pihaknya tetap terus melakukan pengembangan untuk melacak aliran dana. Termasuk, mendalami soal kemungkinan penerapan pasal tindak pidana pencucian duit (TPPU).
"Kami bakal terus mengembangkan perkara ini guna melacak aliran dana, aset kejahatan, peran perusahaan penjamin WNA, hingga membidik kemungkinan tindak pidana TPPU," ucap dia.
Sebelumnya, Bareskrim Polri menggerebek markas gambling online nan dioperasikan ratusan Warga Negara Asing (WNA) dari beragam negara di Gedung Perkantoran Hayam Wuruk Plaza Tower, Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (9/5).
Ratusan WNA itu diketahui berasal dari beragam negara. Antara lain China, Vietnam, Laos, Myanmar, Malaysia, Thailand hingga Kamboja.
(dis/wis)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·