Evakuasi penumpang dan awak KM Mutiara Sentosa II nan terbakar di perairan Sumenep, Jawa Timur(Dok. Kemenhub)
SEBANYAK 238 penumpang dan awak KMP Mutiara Sentosa II sukses dievakuasi hingga hari ketiga pascainsiden kebakaran di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Dari total korban nan dievakuasi, lima orang dinyatakan meninggal dunia.
“Kami kembali menyampaikan duka cita nan mendalam atas musibah ini. Dengan rasa duka nan mendalam, terdapat lima korban nan dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, dalam keterangan resmi, Jakarta, Selasa (4/8).
Pemerintah melalui PT Jasa Raharja memastikan seluruh korban memperoleh haknya, mulai dari biaya perawatan dan pengobatan, hingga santunan. Kementerian Perhubungan juga berkoordinasi dengan maskapai penerbangan dan lembaga mengenai untuk memfasilitasi pemulangan jenazah korban ke wilayah asal tanpa membebani keluarga.
Menhub menegaskan kejadian KM Mutiara Sentosa II bakal menjadi bahan pertimbangan menyeluruh guna memperkuat aspek keselamatan transportasi, termasuk penyempurnaan standar operasional penanganan keadaan darurat.
“Yang terjadi sekarang ini bakal menjadi bahan pertimbangan agar hal-hal serupa tidak terjadi lagi. Bila ditemukan dugaan tindak pidana, bakal diproses sesuai dengan ketentuan nan berlaku,” kata Dudy.
Sementara itu, di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii menjelaskan, proses evakuasi seluruh korban dilakukan dengan support sejumlah kapal nan berada di sekitar letak kejadian.
Kemudian, berasas hasil pendataan terhadap para korban, saat keadaan darurat kru kapal telah memberi petunjuk kepada penumpang untuk berkumpul di anjungan dan mengenakan jaket keselamatan sebelum meninggalkan kapal.
“Atas dasar itu, operasi SAR unik dalam penanganan kedaruratan KMP Mutiara Sentosa II secara resmi kami alihkan menjadi operasi rutin kesiapsiagaan nan dikendalikan oleh Kantor SAR Surabaya," katanya
Meski demikian, lanjutnya, operasi rutin tetap difokuskan di perairan sekitar letak kejadian dan kami tetap membuka posko pengaduan andaikan terdapat laporan baru dari masyarakat.
Untuk mengungkap penyebab kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Kemenhub mendukung penuh proses investigasi nan dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Saat ini, KNKT telah menurunkan tim investigator ke letak guna mengumpulkan info dan berkoordinasi dengan seluruh lembaga terkait.
Guna mencegah terulangnya kejadian serupa, Kemenhub bakal melakukan pertimbangan secara menyeluruh. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah menyurati dan memanggil operator KMP Mutiara Sentosa II guna proses audit terhadap sistem manajemen keselamatan. (H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·