Jakarta, CNN Indonesia --
Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga Bogor, tetap belum dapat dipadamkan setelah berjalan 21 jam.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut bahwa pihaknya tetap berupaya mengendalikan kebakaran nan terjadi sejak Senin (7/9) pukul 16.00 WIB.
"Pada pukul 03.30 WIB kondisi api mulai terkendali. Hanya ada beberapa titik api nan kudu segera kami tuntaskan hari ini," ucap Rudy dikutip Antara, Selasa (8/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rudy mengatakan kobaran api sebagian sudah dapat dikendalikan, namun asap tetap terlihat mengepul di area area nan terbakar.
Kebakaran, kata Rudy, diduga berasal dari lahan pertanian nan berada di sebelah TPA Galuga.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat (Damkarmat) Kabupaten Bogor Yudi Santosa mengakui adanya hambatan pemadaman api di TPA Galuga.
Titik api nan jauh dari akses jalan membikin petugas kudu menyambung selang sepanjang 400-500 meter. Damkarmat dan tim campuran lainnya saat ini tetap memfokuskan pemadaman pada titik-titik nan tetap mengeluarkan asap.
Total sebanyak lebih dari 100 personel campuran nan dikerahkan untuk memadamkan api.
Sejumlah metode pemadaman juga turut diupayakan seperti menggunakan kendaraan Polri water cannon hingga water bombing dengan helikopter TNI Angkatan Udara.
Sejauh ini, belum ada laporan korban jiwa. Selain itu, kerugian akibat luas area terbakar juga tetap dalam penyelidikan.
Sementara itu, imbas kebakaran, Pemerintah Kabupaten Bogor memutuskan menutup sementara pelayanan TPA Galuga, hari ini, guna mengoptimalkan proses pemadaman.
(knf/isn)
43 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·