2 Korban Terakhir Erupsi Gunung Dukono Ditemukan, Kondisinya Bikin Pilu

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Menurut Absul, proses pemindahan dua jenazah terakhir sempat mengalami hambatan lantaran posisi korban tertimbun material vulkanik dengan ketebalan dan kedalaman nan cukup signifikan.

Selain itu, aktivitas erupsi Gunung Dukono tetap berjalan secara naik turun sehingga tim SAR campuran kudu melakukan proses pemindahan secara hati-hati dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan personel di lapangan.

“Pada operasi pencarian hari ini, sebanyak 98 personel SAR campuran dikerahkan dan dibagi ke dalam empat regu. Unsur nan terlibat terdiri dari Basarnas, BPBD Kabupaten Halmahera Utara, TNI AD, TNI AL, Polairud, Brimobda, ERT Gosowong, PMI serta masyarakat setempat,” ungkapnya.

Selain tiga korban meninggal dunia, sebanyak 15 orang lainnya sukses ditemukan dalam kondisi selamat. Korban selamat WNA asal Singapura terdiri dari T.Y.M.E. (L) usia 30 tahun, O.S.S. (P) usia 37 tahun, P.L. (P) usia 33 tahun, L.H.E.I. (P) usia 31 tahun, T.J.Y.G. (P) usia 30 tahun, L.Y.X.V. (P) usia 30 tahun dan L.S.D. (L) usia 29 tahun.

Sementara itu, korban selamat penduduk negara Indonesia terdiri dari B.B. (L) usia 24 tahun, Y. (L) usia 23 tahun, S. (L) usia 26 tahun, A. (L) usia 22 tahun, H. (L) usia 26 tahun, F.N. (P) usia 27 tahun, R.I. (P) usia 29 tahun serta S.J. (L) usia 48 tahun.

Dalam operasi pencarian tersebut, dua korban selamat ialah R.S. dan J.A. turut membantu tim SAR campuran dengan memberikan info mengenai jalur pendakian serta titik terakhir keberadaan para korban sebelum terjadi situasi darurat akibat erupsi.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita