Ilustrasi(Antara)
TITIK panas alias hotspot sebagai parameter kebakaran rimba dan lahan (karhutla) terus melonjak di wilayah Sumatra. Dari pantauan terakhir satelit terdeteksi sebanyak 2.396 titik panas di Sumatra dengan sebanyak 113 titik panas terdapat di Riau.
Forecaster on Duty Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Elisa JS Kedang mengatakan Sumatra Selatan (Sumsel) tetap menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak ialah 1.484 titik panas, Bangka Belitung (Babel) sebanyak 234 titik panas, Jambi sebanyak 188 titik panas, Lampung sebanyak 144 titik panas, Riau sebanyak 113 titik.
“Kemudian Sumatra Utara (Sumut) sebanyak 39 titik panas, Kepulauan Riau (Kepri) sebanyak 33 titik panas, Aceh sebanyak 30 titik panas, Sumatra Barat (Sumbar) sebanyak 18 titik panas, dan Bengkulu sebanyak 13 titik panas,” ujarnya, Kamis (3/9).
Adapun untuk Provinsi Riau, titik panas tersebar pada sembilan kabupaten/kota ialah Indragiri Hilir (Inhil) menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak ialah 31 titik panas. Kemudian Pelalawan sebanyak 22 titik panas, Indragiri Hulu (Inhu) sebanyak 20 titik panas, Kepulauan Meranti sebanyak 17 titik panas, Bengkalis sebanyak 13 titik panas, Siak sebanyak 4 titik panas, Kuantan Singingi (Kuansing) sebanyak 3 titik panas, Dumai sebanyak 2 titik panas, dan Rokan Hulu (Rohul) sebanyak 1 titik panas.
Terkait tetap besarnya jumlah titik panas di Sumatra, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Karhutla nan menyebabkan musibah Kabut Asap.(RK/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·