15 Armada SAR Dikerahkan Cari 130 Orang Korban Kapal Virgo

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Basarnas mengerahkan 15 armada laut dan udara untuk mencari korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. Hingga Minggu (13/9/2026), tim SAR campuran telah mengevakuasi 113 orang, terdiri dari 107 orang selamat dan enam meninggal dunia.

Sementara itu, sebanyak 130 orang lainnya tetap dalam proses pencarian dari total 243 orang nan berada di kapal tersebut.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan armada nan dikerahkan terdiri dari 11 kapal, satu helikopter, dan tiga pesawat. Unsur laut antara lain kapal Basarnas dari Banjarmasin, Surabaya, dan Makassar nan bergerak menuju letak kejadian.

“Unsur laut, kapal Badan SAR Nasional nan ada di Banjarmasin, kemudian nan ada di Surabaya, dan juga nan ada di Makassar dikerahkan menuju letak kejadian,” kata Syafii dalam konvensi pers penanganan kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Banjarmasin, Minggu.

Pencarian dari udara juga diperkuat sejumlah armada. Dukungan datang dari Skadron 400 TNI AL Surabaya, satu helikopter Polri, pesawat CN-235 TNI AL, serta satu pesawat Karavan BNPB nan mulai diperbantukan dalam operasi.

Selain armada nan secara unik dikerahkan, kapal-kapal nan berada di sekitar letak kejadian juga turut membantu pencarian dan pertolongan sebagai bagian dari potensi SAR.

Syafii mengatakan operasi juga melibatkan unsur darat nan dikoordinasikan berbareng TNI, Polri, kementerian dan lembaga, serta beragam potensi SAR lainnya sesuai tugas masing-masing.

Pengerahan kekuatan tersebut dilakukan setelah Basarnas Command Center mendeklarasikan kondisi kedaruratan kepada pengguna lampau lintas laut di area Laut Jawa. Dengan deklarasi tersebut, kapal-kapal nan berada di sekitar letak diminta turut memberikan bantuan.

Syafii menjelaskan operasi pencarian dan pertolongan dilaksanakan dengan merujuk pada pedoman International Maritime Organization (IMO). Seluruh unsur nan terlibat berada di bawah koordinasi Basarnas sebagai pelaksana operasi SAR.

“Basarnas dibantu, khususnya dari TNI dan Polri, dan juga seluruh potensi, begitu juga dari kementerian/lembaga sesuai dengan fungsinya,” ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita