Jakarta, CNBC Indonesia - Ketegangan Timur Tengah tetap belum mereda. Bahkan Amerika Serikat (AS) dan Iran bersiap bakal pertempuran baru.
Ini mengenai deadline gencatan senjata nan bakal berhujung Rabu malam waktu AS. Hal ini membikin banyak negara khawatir, bukan hanya Arab tetapi Rusia hingga China.
Meski situasi Teluk tak kondusif, negosiasi tenteram bakal dilakukan Israel dan Lebanon. Berikut updatenya dirangkum CNBC Indonesia Selasa (21/4/2026).
1.Iran Siap Perang Baru
Iran siap dengan pertempuran baru jika situasi dengan AS memanas. Ketua parlemen Iran mengatakan negaranya telah "bersiap untuk menunjukkan kartu baru di medan perang" melawan Amerika Serikat.
"Dengan memberlakukan blokade dan melanggar gencatan senjata, Trump mau mengubah meja perundingan ini menjadi meja penyerahan diri alias membenarkan permusuhan nan diperbarui, sesuai keinginannya," kata Mohammad Bagher Ghalibaf, nan memimpin delegasi Iran dalam pembicaraan sebelumnya di Pakistan.
"Kami tidak menerima negosiasi di bawah bayang-bayang ancaman, dan dalam dua minggu terakhir kami telah bersiap untuk menunjukkan kartu baru di medan perang," tulisnya di X.
2.Peringatan Trump
Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat (AS) tidak bakal mencabut blokade pelabuhan Iran sampai Teheran menyetujui kesepakatan tenteram untuk mengakhiri perang. Ia juga memberi peringatan bakal menjatuhkan peledak baru ke Iran.
"BLOKADE, nan tidak bakal kami cabut sampai ada 'KESEPAKATAN,' betul-betul menghancurkan Iran," kata Trump di media sosial.
"Mereka kehilangan 500 juta dolar AS per hari, nomor nan tidak berkelanjutan, apalagi dalam jangka pendek," tambahnya.
"Iran bakal memandang perihal nan tak pernah terbanyangkan sebelumnya."
3.Negosiasi Baru Israel-Lebanon
Meski AS-Iran panas, di sisi lain Departemen Luar Negeri AS mengumumkan bakal mengadakan pembicaraan baru pada hari Kamis antara Israel dan Lebanon. Hal ini dikatakan seorang pejabat AS kepada AFP dengan syarat anonim, setelah pertemuan sebelumnya menandai dimulainya gencatan senjata nan tegang.
"Kami bakal terus memfasilitasi obrolan langsung dan jujur antara kedua pemerintah," kata pejabat itu.
Sebelumnya tenteram di Lebanon juga menjadi bagian dari 10 proposal perdamaian Iran ke AS. Dalam proposal itu juga masuk poin Selat Hormuz dan uranium Iran.
4.Korban Tewas Lebanon
Lebanon mengatakan 2.387 tewas dalam perang melawan Israel. Ini terjadi sejak perang dengan Hizbullah nan didukung Iran meletus enam minggu lalu.
5.Delegasi AS Tetap ke Pakistan
Negosiasi tenteram antara AS-Iran belum jelas. Meski demikian, delegasi AS dilaporkan tetap bakal menuju Pakistan "segera" untuk putaran baru negosiasi perdamaian dengan Iran.
Iran sampai saat ini mengatakan belum memutuskan apakah bakal hadir. Iran mengatakan tak bakal tunduk dengan negosiasi nan berada di bawah "ancaman" AS.
6.Komplen Macron
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut blokade Iran dan AS terhadap Selat Hormuz sebagai "kesalahan di kedua belah pihak". Ini disampaikan Macron saat berada di Gdansk, Polandia dihadapkan para wartawan.
"Kemungkinan besar, setelah keputusan Amerika untuk mempertahankan blokade nan ditargetkan di Hormuz... otoritas Iran mengubah posisi awal mereka... ini adalah kesalahan di kedua belah pihak," katanya.
7.Harga Minyak Naik
Harga minyak bumi melonjak pada hari Senin lantaran para pedagang bereaksi terhadap penutupan Selat Hormuz oleh Iran pada akhir pekan. Belum lagi, Angkatan Laut AS menembak dan menyita kapal kargo Iran tepat di luar jalur air tersebut.
Minyak mentah Brent dan West Texas Intermediate sama-sama naik nyaris 6%. Masing-masing menjadi US$94 dan US$86 (sekitar Rp 1,4-Rp 1,5 juta) per barel.
8.UEA Tangkap "Teroris"
Pihak berkuasa di Uni Emirat Arab mengatakan mereka menangkap personil golongan nan mengenai dengan Iran nan merencanakan tindakan "teroris" di negara itu. Bahkan golongan tersebut mencoba merekrut penduduk Emirat dan menyalurkan biaya ke entitas asing nan "mencurigakan".
9.Bandara Teheran Buka Kembali
Iran membuka kembali airport utama Imam Khomeini dan Mehrabad di Teheran. Sebelumnya penutupan dilakukan selama perang pecah berminggu-minggu.
10.Rusia "Teriak"
Rusia menyerukan agar gencatan senjata AS-Iran diperpanjang melampaui masa berlakunya pada hari Rabu. Negeri Presiden Vladimir Putin menekankan upaya diplomatik untuk menyelesaikan bentrok kudu dilanjutkan, setelah panggilan telepon antara menteri luar negeri Rusia dan Iran.
11.Serangan Terbaru Israel ke Lebanon
Media pemerintah Lebanon melaporkan sebuah drone Israel menyerang kota Qaqaiyat al-Jisr. Ini terjadi meskipun ada gencatan senjata antara Israel dan golongan militan Hizbullah nan didukung Iran.
12.Maskapai Asing di Qatar
Otoritas penerbangan Qatar mengatakan bakal mulai mengizinkan penerbangan dari maskapai asing untuk mendarat di airport utamanya. Ini merupakan pertama kalinya sejak dimulainya perang Timur Tengah.
13.BBM Rp 43.000/Liter
Pemerintah Belanda mengatakan bakal mengalokasikan lebih dari US$1,1 miliar (Rp17,6 triliun - Rp18 triliun) untuk membantu mengompensasi upaya dan perseorangan atas lonjakan nilai bensin sejak pecahnya perang. nilai bensin di Belanda tergolong sangat mahal dibanding negara lain di Eropa, sekitar €2,3 - €2,45 per liter di SPBU alias Rp 40.000 - Rp 43.000 per liter.
14.China Prihatin
China, pembeli utama minyak Iran, prihatin tindakan penyitaan kapal berbendera Iran oleh AS di dekat Selat Hormuz pada akhir pekan. Negara itu mendesak semua pihak untuk melanjutkan pembicaraan perdamaian.
Presiden China Xi Jinping juga berbincang dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dalam sebuah panggilan telepon tentang ini. Ia mengatakan bahwa "lalu lintas normal" melalui Selat Hormuz nan vital "harus dipertahankan".
(sef/sef)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·