Foto Bisnis
Mohammad Farrel - detikFinance
Senin, 11 Mei 2026 18:00 WIB
Jakarta - Sebanyak 13 SPBU di Jakarta berakhir menjual Pertalite sejak awal Mei 2026. Perubahan dilakukan seiring transformasi menjadi SPBU Signature berlayanan premium.
Aktivitas pengisian BBM terlihat di SPBU Pertamina area Pramuka, Jakarta, Senin (11/5/2026). Sebanyak 13 SPBU di Ibu Kota sekarang menghentikan penjualan Pertalite.

Sebanyak 13 SPBU Pertamina di Jakarta resmi berakhir menjual BBM jenis Pertalite sejak awal Mei 2026. Penghentian penjualan dilakukan seiring perubahan status sejumlah SPBU menjadi SPBU Signature nan berfokus pada jasa premium dan penjualan BBM non-subsidi.

Perubahan status SPBU dilakukan secara berjenjang di wilayah Jakarta, Depok, dan Bogor. Sebanyak 13 SPBU nan telah beranjak menjadi SPBU Signature sekarang tidak lagi menjual Pertalite dan hanya menyediakan produk BBM non-subsidi seperti Pertamax Series dan Dex Series.

Kebijakan perubahan status itu disebut sebagai bagian dari peningkatan jasa SPBU. Selain menghadirkan akomodasi nan lebih modern, SPBU Signature juga difokuskan pada pelayanan premium dengan standar operasional dan kenyamanan nan ditingkatkan bagi konsumen.

Meski sejumlah SPBU berakhir menjual Pertalite, penyaluran BBM subsidi tetap melangkah melalui SPBU lain nan telah ditunjuk oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). PT Pertamina Persero melalui PT Pertamina Patra Niaga tetap mempunyai tanggungjawab menyalurkan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) RON 90 alias Pertalite kepada masyarakat.

Proses transformasi SPBU menjadi Signature disebut tetap terus berjalan dan dilakukan secara berjenjang di beragam wilayah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya modernisasi jaringan SPBU sekaligus penyesuaian terhadap kebutuhan jasa bahan bakar non-subsidi di area perkotaan.
 
 
 
 
 
 
 
 
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·