Berikut Dampak Kurang Minum Air Putih(magnifik)
KURANG minum air putih adalah kondisi ketika asupan cairan nan dikonsumsi tidak mencukupi kebutuhan tubuh sehingga dapat menyebabkan dehidrasi.
Kondisi ini dapat ditandai dengan rasa haus, mulut kering, urine berwarna lebih gelap, lemas, pusing, dan susah berkonsentrasi.
1. Mudah merasa haus
Rasa haus merupakan salah satu tanda tubuh memerlukan cairan.
2. Mulut dan tenggorokan terasa kering
Kekurangan cairan dapat mengurangi kelembapan di mulut dan tenggorokan.
3. Urine menjadi lebih pekat
Saat tubuh kekurangan cairan, urine biasanya menjadi lebih sedikit dan berwarna lebih gelap.
4. Mudah lelah
Dehidrasi dapat membikin tubuh terasa lemas dan kurang bertenaga.
5. Sakit kepala
Kekurangan cairan pada sebagian orang dapat memicu alias memperburuk sakit kepala.
6. Sulit berkonsentrasi
Dehidrasi dapat memengaruhi keahlian berkonsentrasi dan membikin seseorang merasa kurang fokus.
7. Pusing
Kekurangan cairan dapat menyebabkan rasa pusing, terutama ketika dehidrasi cukup berat.
8. Sembelit
Asupan cairan nan tidak mencukupi dapat membikin tinja lebih keras dan susah dikeluarkan.
9. Kulit terasa lebih kering
Kurangnya cairan dapat membikin kulit terasa kering, meskipun kondisi kulit juga dipengaruhi banyak aspek lain.
10. Kram otot
Ketidakseimbangan cairan dan elektrolit dapat berkontribusi terhadap kram pada kondisi tertentu.
11. Denyut jantung dapat meningkat
Dehidrasi nan cukup berat dapat memengaruhi volume darah sehingga jantung perlu bekerja lebih keras.
12. Tekanan darah dapat menurun
Kehilangan cairan dalam jumlah besar dapat menyebabkan tekanan darah turun dan menimbulkan rasa lemas alias pusing.
13. Risiko gangguan akibat dehidrasi berat
Dehidrasi berat dapat menjadi kondisi serius dan dapat menyebabkan gangguan kegunaan organ jika tidak segera ditangani.
Kebutuhan cairan setiap orang berbeda, berjuntai pada usia, aktivitas, cuaca, kondisi kesehatan, dan aspek lainnya. (Z-4)
Sumber: halodoc, alodokter
English (US) ·
Indonesian (ID) ·