12 Kali Berturut-turut Kota Sukabumi Raih WTP

Sedang Trending 2 jam yang lalu
12 Kali Berturut-turut Kota Sukabumi Raih WTP Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menerima sertifikat WTP dari BPK RI.(MI/BENNY BASTIANDY)

PEMERINTAH Kota Sukabumi, Jawa Barat, meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk ke-12 kali berturut-turut. Penyerahan laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas laporan finansial pemerintah wilayah (LKPD) tahun 2025 itu dilakukan BPK Perwakilan Jawa Barat, Selasa (9/6).

"Alhamdulillah Kota Sukabumi kembali mendapatkan opini WTP pada pemeriksaan BPK tahun 2025. Insya Allah pada tahun ini bakal terus kita perbaiki agar jauh lebih baik lagi," ujar Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, Rabu (10/6).

Kota Sukabumi mencatatkan diri sebagai wilayah nan 12 kali berturut-turut mendapatkan opini WTP.

Ayep mengapresiasi seluruh perangkat wilayah dan pihak mengenai nan telah bekerja menjaga tata kelola finansial wilayah tetap melangkah sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap ketentuan nan berlaku.

Menurutnya, opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan corak pengakuan atas komitmen pemerintah wilayah dalam mengelola anggaran secara tertib, efektif, dan bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat.

Dia menegaskan, capaian tersebut bukan argumen untuk berpuas diri. Pemerintah Kota Sukabumi bakal terus melakukan pertimbangan dan perbaikan agar kualitas pengelolaan finansial wilayah semakin meningkat pada tahun-tahun mendatang.

“Insya Allah tahun ini kita bakal perbaiki nan jauh lebih baik lagi. Kota Sukabumi berkomitmen untuk membangun kota nan semakin maju dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” lanjutnya.

Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 12 kali berturut-turut juga menjadi parameter konsistensi Pemerintah Kota Sukabumi dalam memperkuat sistem pengawasan internal serta meningkatkan kualitas perencanaan dan penyelenggaraan anggaran.

"Kami berambisi capaian tersebut dapat menjadi daya positif mendukung pembangunan wilayah nan berkelanjutan, memperkuat kepercayaan publik, serta menghadirkan pemerintahan nan ahli dan berorientasi pada hasil," tandas Ayep.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia