Wamendagri: WFH Jadi Langkah Efisiensi dan Budaya Kerja Baru ASN

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mendorong penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah efisiensi sekaligus transformasi tata kelola pemerintahan.

Menurut Bima, kebijakan WFH tidak hanya berangkaian dengan penghematan energi, tetapi juga menjadi bagian dari perubahan budaya kerja birokrasi agar lebih efektif dan berorientasi pada faedah bagi masyarakat.

"Prinsip efisiensi ini bukan hanya sekadar soal kita agar tidak tergantung kepada pasokan BBM internasional, tetapi juga ada transformasi budaya kerja baru, ada kultur kerja nan baru, semuanya terbiasa gitu dan arahnya ke sana," ujarnya saat meninjau penyelenggaraan WFH di Kantor Wali Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (10/4/2026).

Ia mengapresiasi kesiapan sistem di Pemerintah Kota Bekasi nan mencatat partisipasi WFH mencapai sekitar 40 persen dari total ASN. Bima juga meminta pemerintah wilayah segera menghitung besaran efisiensi anggaran, terutama dari penghematan BBM, air, dan listrik.

Bima menegaskan, langkah efisiensi tersebut merupakan corak komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas nilai daya agar tidak membebani masyarakat, khususnya golongan menengah ke bawah.

Ia memastikan kondisi APBN dan kesiapan BBM nasional tetap aman, dengan tingkat ketergantungan impor nan terdampak dinamika Selat Hormuz relatif rendah.

"Bagi presiden, bagi pemerintah saat ini, keberpihakan kepada penduduk terutama kelas menengah ke bawah itu sangat krusial untuk dijaga," tegasnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita