Liputan6.com, Jakarta - Survei nasional Cyrus Network pada 1–5 April 2026 menunjukkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program jagoan Presiden Prabowo Subianto, tetap mendapat support dari kebanyakan publik.
"Sebanyak 65,4 persen masyarakat mendukung Makan Bergizi Gratis. Artinya, 2 dari 3 rakyat Indonesia tetap memberikan angan program ini," kata Peneliti Utama Cyrus Network Syahril Ilhami dalam konvensi pers hasil survei nasional, secara daring, Selasa (14/4/2026).
Kendati begitu, masyarakat tetap meminta adanya perbaikan penerapan penyelenggaraan program MBG. Dia mengakui ada 32,7 persen responden nan tak mendukung MBG, namun jumlahnya lebih banyak nan mendukung.
"45,6 persen masyarakat menginginkan perbaikan dalam implementasi. Jumlah ini cukup besar, nyaris 70 persen dari pendukung MBG menginginkan perbaikan," ungkap Syahril.
Dia juga menuturkan, terdapat 3 argumen publik mendukung program tersebut yakni, MBG dinilai membantu pemenuhan gizi masyarakat (31,5 persen).
Kemudian, mengurangi beban ekonomi family (28,4 persen), serta mendukung kesehatan anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui (23 persen).
"Artinya 3 argumen support ini menjadi faedah MBG nan sudah nyata dirasakan oleh masyarakat. Ada argumen lain, seperti mendorong pemerataan kesejahteraan (6,8 persen), mempunyai akibat jangka panjang bagi generasi muda (4,3 persen), serta mendukung UMKM dan petani lokal (4,1 persen), semuanya tetap dalam persentase nan kecil," tutur Syahril.
Sedangkan corak perbaikan penerapan dari keberlanjutan MBG, kata dia, dapat terbaca dari argumen publik nan saat ini tidak mendukung program tersebut.
Alasan tersebut diantaranya penyelenggaraan MBG nan dinilai kurang baik (30,1 persen), kualitas makanan nan diragukan (22,3 persen), tidak tepat sasaran (11,7 persen).
"Ini bisa menjadi saran masukan kedepan untuk Badan Gizi Nasional sebagai penyelenggara MBG," tuturnya.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·