Bentrok Matel Vs Warga di Cakung, Dipicu Penarikan Kendaraan

Sedang Trending 20 jam yang lalu

Jakarta -

Sejumlah penduduk terlibat berantem dengan debt collector alias mata elang (matel) di area Cakung, Jakarta Timur. Bentrokan tersebut dipicu penarikan kendaraan, namun polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah instansi leasing di area Cakung, Jakarta Timur, pada Selasa (21/4) sekitar pukul 16.25 WIB. Polisi menyebut kejadian keributan tersebut dipicu ketidakpuasan seorang penduduk nan kendaraannya ditarik oleh pihak mata elang.

"Awalnya ada warga, tapi bukan penduduk Cakung, motornya ditarik oleh matel. Mungkin nan berkepentingan kemudian menghubungi teman-temannya," kata Kapolsek Cakung AKP Andre Tri Putra, dilansir dari Kantor Berita Antara, Rabu (22/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diduga tidak terima atas penarikan tersebut, kata Andre, pemilik kendaraan berbareng sejumlah rekannya mendatangi instansi matel yang berada di wilayah norma Polsek Cakung. Aksi tersebut memicu ketegangan hingga berujung bentrok singkat.

"Karena mungkin kesal, mereka datang ke instansi matel itu. Kebetulan kantornya ada di wilayah kami," imbuhnya.

Keributan berjalan singkat, hanya sekitar 10 menit, Meski sempat terjadi tindakan saling serang, namun polisi memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Tidak ada korban, aman. Kejadiannya juga sebentar, sekitar lima sampai sepuluh menit saja," ujarnya.

Terkait penarikan kendaraan nan menjadi pemicu kejadian, pihak kepolisian belum mengetahui letak pasti penarikan tersebut. Namun, lantaran instansi matel berada di wilayah Cakung, abdi negara konsentrasi melakukan pengamanan di letak tersebut.

Saat ini, personil kepolisian tetap disiagakan di sekitar letak guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan lanjutan.

Sementara itu, pihak instansi matel dikabarkan berencana membikin laporan resmi ke Polres mengenai kejadian tersebut.

"Kondisi sekarang sudah aman, personil tetap siaga. Insya Allah sudah kondusif," ucap Andre.

Polisi Siaga

Petugas kepolisian nan tiba di letak langsung mengambil langkah sigap dengan menghalau massa dan mengamankan situasi agar tidak berkembang lebih luas. Polsek Cakung langsung mengerahkan seluruh personel melalui Panggilan Luar Biasa (PLB) agar situasi tidak semakin meluas.

"Seluruhnya (anggota polsek), PLB (Panggilan Luar Biasa) semua, kita suruh merapat sana semua biar tidak ada korban kan," kata Andre.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengumpulkan pihak-pihak nan terlibat guna meredam ketegangan. "Kami langsung menghalau dan mengamankan agar tidak ada korban. Setelah itu penduduk dikumpulkan, dan situasi bisa dikendalikan," jelasnya.

Dia menyebutkan, para pelaku keributan bukan merupakan penduduk setempat, sehingga setelah situasi mereda, massa perlahan membubarkan diri.

(mea/dhn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News