Moms, sebuah studi terbaru mengungkap bahwa penurunan berat badan pada ibu menyusui tidak hanya berakibat jangka pendek, tetapi juga bisa memberi faedah kesehatan hingga bertahun-tahun kemudian.
Ternyata bakal ada proses alami pada tubuh nan membikin nyaris sebagian ibu mengalami penurunan berat badan setelah menyusui, kenapa ini bisa terjadi? Yuk cek penjelasannya di sini, Moms!
Penyebab Penurunan Berat Badan Ibu Saat Menyusui
Temuan ini menjadi berita baik bagi para ibu, lantaran proses menyusui rupanya berkontribusi terhadap pengelolaan berat badan secara alami setelah melahirkan.
Dikutip dari News Medical, penelitian ini menganalisis info lebih dari 170.000 wanita dalam jangka panjang. Hasilnya menunjukkan bahwa ibu nan menyusui selama minimal tiga bulan condong mengalami kenaikan berat badan nan lebih rendah di kemudian hari dibandingkan mereka nan tidak alias hanya sejenak menyusui. Bahkan, perbedaannya bisa mencapai hingga 6,5 kilogram lebih ringan seiring bertambahnya usia.
Peneliti juga menemukan bahwa faedah ini paling terasa pada wanita nan sebelumnya mempunyai berat badan berlebih alias obesitas. Sementara itu, pada wanita dengan berat badan normal, efeknya tetap ada meski tidak sebesar golongan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa menyusui dapat menjadi salah satu aspek krusial dalam menjaga berat badan jangka panjang.
Secara ilmiah, menyusui diketahui meningkatkan kebutuhan daya tubuh. Proses produksi ASI membikin tubuh membakar lebih banyak kalori, sehingga persediaan lemak nan terbentuk selama kehamilan dapat digunakan kembali. Meski begitu, para peneliti mengingatkan bahwa efeknya bisa berbeda pada setiap individu, lantaran juga dipengaruhi oleh pola makan dan kondisi tubuh masing-masing ibu.
Temuan ini sekaligus menegaskan pentingnya support terhadap ibu menyusui, baik dari family maupun akomodasi kesehatan. Ya, Moms, selain berfaedah bagi tumbuh kembang bayi, menyusui juga memberikan untung kesehatan jangka panjang bagi ibu.
Dengan demikian, menyusui bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan nutrisi bayi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan ibu secara berkelanjutan.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·