Seskab Teddy Terima Dirut BTN dan KAI, Bahas Hunian Layak untuk Rakyat

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima Dirut BTN Nixon Napitupulu dan Dirut KAI Bobby Rasyidin di Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta, Rabu (22/04/2026). Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menerima Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu dan Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin untuk penyediaan kediaman layak bagi masyarakat, khususnya di area perkotaan.

Pertemuan tersebut berjalan pada Rabu (22/4), dan diunggah akun IG @sekretariat.kabinet.

"Rabu siang, 22 April 2026, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu dan Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin. Pertemuan ini membahas tindak lanjut pengarahan Presiden Prabowo dalam penyediaan kediaman layak bagi masyarakat, khususnya di area perkotaan," tulis unggahan akun tersebut.

Dalam pertemuan itu, Teddy menjelaskan BTN berbareng KAI dan Kementerian Perumahan berkomitmen untuk membangun kediaman vertikal di atas lahan milik KAI. Salah satu proyek nan tengah melangkah berada di area Manggarai, Jakarta.

"BTN berbareng KAI dan Kementerian Perumahan berkomitmen membangun kediaman vertikal di atas lahan milik KAI, salah satunya di Manggarai, Jakarta, nan telah mulai dibangun sebanyak 5.000 unit rumah susun dengan luas 45 dan 54 meter persegi. Hunian ini dirancang terjangkau melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP)," ujarnya.

Selain itu, Teddy mengatakan, Direktur Utama BTN juga melaporkan perkembangan pembangunan perumahan nan terus meningkat sesuai pengarahan Presiden.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima Dirut BTN Nixon Napitupulu dan Dirut KAI Bobby Rasyidin di Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta, Rabu (22/04/2026). Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

"Dirut BTN menyampaikan bahwa sesuai pengarahan Presiden, di tahun 2025 mengalami peningkatan pembangunan dengan telah membangun sekitar 200 ribu unit rumah melalui KPR / FLPP dan 40.000 unit rumah melalui non KPR. Dan di tahun 2026 ini sesuai pengarahan Presiden jumlahnya bakal ditingkatkan," terang dia.

Lebih jauh, Teddy mengatakan, pertemuan tersebut juga membahas pengembangan sektor transportasi dan area berbasis integrasi.

"Selain itu, pertemuan turut membahas progres redesain Stasiun Gambir serta peningkatan kualitas jasa kereta api, baik untuk penumpang maupun kebutuhan logistik di seluruh Indonesia serta mendorong pengembangan area berbasis Transit Oriented Development (TOD) sebagai simpul perekonomian baru nan terintegrasi," tandasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan