Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa Infrastruktur Berbasis Masyarakat alias IBM menyentuh langsung kepada masyarakat nan paling bawah.
"Kita semua sepakat, Infrastruktur Berbasis Masyarakat itu langsung menyentuh kepada masyarakat nan paling bawah," ujar Dody di Jakarta, Selasa (7/4/2026), dikutip Antara.
Kementerian PU tetap sedang melakukan konsolidasi agar optimasi penganggaran tidak dilakukan pada Infrastruktur Berbasis Masyarakat, sehingga Kementerian PU bakal tetap mengalokasikan anggaran untuk prasarana berbasis masyarakat sebesar Rp5,48 triliun dengan memang akibat penyesuaian pada anggaran kegiatan-kegiatan nan non-infrastruktur berbasis masyarakat.
Dody mengatakan dengan total alokasi anggaran sebesar Rp5,48 triliun, total sasaran letak program prasarana berbasis masyarakat tahun 2026 adalah mencapai 15.364 lokasi.
Dia berkomitmen bakal jaga alokasi anggaran untuk Infrastruktur Berbasis Masyarakat alias IBM berasas rencana pagu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) awal tahun anggaran 2026 sebesar Rp5,48 triliun di tengah penajaman shopping kementerian/lembaga negara (K/L) untuk memitigasi kondisi global.
"Yang Infrastruktur Berbasis Masyarakat, Insya Allah sembari kita juga kelak obrolan dengan Kementerian Keuangan apakah boleh misalnya jangan itu nan diambil, misalnya diambil lainnya," kata Dody.
Dody menyampaikan obrolan mengenai perihal tersebut tetap dalam tahapan pembahasan dengan pihak-pihak mengenai sampai dengan 15 April 2026.Kementerian PU sedang melakukan penajaman shopping sebagai tindak lanjut pengarahan Presiden RI dalam rangka mitigasi kondisi dunia serta menjaga defisit APBN tetap terkendali.
Penajaman shopping ini berasas surat Menteri Keuangan Nomor S-181 tanggal 1 April 2026 melalui optimasi pagu sebesar Rp12,71 triliun, sehingga rencana pagu DIPA tahun 2026 dari Rp118,89 triliun menjadi sebesar Rp106,18 triliun.
Terkait komposisi anggaran pada rencana pagu DIPA awal tahun anggaran 2026 dapat Kementerian PU melaporkan bahwa untuk prasarana berbasis masyarakat (IBM) nan awalnya dialokasikan Rp4,8 triliun, kemudian hasil obrolan terakhir dengan Komisi V DPR RI menjadi Rp5,48 triliun.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·