Korlantas Mau Buat Masjid Ramah Pemudik di Musim Lebaran Tahun Depan

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Sejumlah pemudik arus kembali sepeda motor beristirahat di warung di laman Masjid Al Maskar Hasanudin, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (25/3/2026). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

Korlantas Polri menyebut masjid menjadi salah satu letak nan paling banyak disinggahi oleh pemudik pada musim mudik Lebaran 2026. Karenanya, pada musim mudik Lebaran mendatang, Korlantas mau membikin masjid nan ramah pemudik.

Hal itu disampaikan Kabag Ops Korlantas Polri, Kombes Aries Syahbudin, dalam rapat berbareng Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4).

“Ternyata nan paling efektif adalah 'Masjid Ramah Pemudik'. Ini nan lebih banyak dikunjungi masyarakat lantaran masjid itu ada di pinggir jalan, fasilitasnya lengkap. Mungkin ke depan lebih bagus kita merapat ke masjid-masjid nan ada di sepanjang jalan,” ujar Aries.

Nantinya, Aries mengatakan, polisi bakal membangun pos pelayanan (Posyan) dan pos pengamanan (Pospam) bagi para pemudik nan berdekatan dengan masjid.

“Itu infrastrukturnya sudah ada dan komplit tinggal kita menambahkan kebutuhan-kebutuhan nan memang diperlukan bagi masyarakat nan memang bakal beristirahat,” ucap Aries.

“Karena jika masjid mereka pasti istirahat, Pak, mereka pasti mau salat. Tapi jika Pospam, Posyan itu jika memang tidak ada kebutuhan alias tidak ada... mereka rata-rata agak enggan untuk mampir. Mungkin ini nan catatan kami berangkaian dengan nan dilakukan oleh Kementerian Agama, Masjid Ramah Pemudik,” ucapnya.

Pimpinan Komisi V DPR RI, Lasarus saat rapat kerja dengan semua mitra kerja di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Foto: YouTube/ TVR Parlemen

Menanggapinya, Ketua Komisi V DPR, Lasarus, mengaku sepakat dengan rencana itu.

“Diperlukan banyak masjid nan ramah pemudik. Ini perlu kita perkuat, sekitar masjid ini kita perkuat gitu ya. Negara kudu turun tangan jika memang itu membantu mengurai, ya ini kudu kita perkuat lokasinya, ekspansi arealnya, kemudian akomodasi pelengkap dan seterusnya. Ini kan kita sudah tahu masalahnya,” tutur Lasarus.

Rest Area Masih Jadi Penyebab Macet di Tol

Foto udara kondisi area rehat alias rest area 130B di ruas Tol Cikopo-Palimanan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (25/3/2026). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

Aries juga melaporkan soal persoalan rest area nan tetap pelik. Menurutnya, salah satu persoalan di arus mudik tahun ini adalah Rest Area KM 57 Tol Japek nan selalu padat.

“Kemudian nan menjadi catatan kami juga rest area KM 57 memang menjadi selalu menjadi masalah, Pak. Karena memang di situ orang sudah dari Jakarta padat di MBZ, rest area pertama itu ada di KM 57A. Rest area nan cukup besar tapi jika sudah masyarakat ke situ semua, itu kita tidak bisa menangani,” ucap Aries.

“Sudah dengan Polwan, sudah dengan Powat, dengan itu pun tidak... jika orang sudah kudu membuang hajatnya, ya tetap mereka bakal berakhir di pinggir jalan,” tambahnya.

Hal itu pun menjadi perhatian Komisi V DPR. Lasarus meminta agar Menteri PU, Dody Hanggodo, memperbanyak rest area di tol. Dia meminta agar dicarikan solusi untuk mengatasi masalah nan selalu berulang ini.

“Apakah tidak ada solusi (rest area) KM 57A ini? Harusnya ada solusi, Pak. Harusnya ada solusi. Nggak mungkin nggak ada solusi. Tapi jika nan ada hanya itu ya tidak ada solusi, Pak. Ini kudu dicarikan jalan keluarnya menurut saya, jangan ini menahun,” ucap Lasarus.

“Menahunnya itu sepanjang masa, Pak. Selalu jadi masalah di sini. Dan saya percaya kita kudu dilakukan simulasi Pak Menteri, kemudian Menteri Perhubungan, Menteri PU, dan Korlantas Polri. Bagaimana kita mengurai 57A ini nan kita jadikan contoh saja, Pak,” tambahnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan