Gelang Haji 2026 Wajib Dipakai Jemaah, Ini Fungsi dan Spesifikasinya

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Menjelang keberangkatan musim haji 1447 H/2026 M, jemaah diimbau untuk mempersiapkan seluruh kelengkapan ibadah secara matang.

Selain kesiapan bentuk dan dokumen, gelang haji 2026 wajib dipakai lantaran menyimpan info krusial jemaah selama rangkaian ibadah di Tanah Suci berlangsung.

Mengacu pada info resmi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, gelang identitas nan terbuat dari logam baja putih alias monel ini bukan sekadar atribut biasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gelang tersebut merupakan perangkat identifikasi utama nan dirancang unik untuk melindungi dan mengamankan pergerakan jemaah.

Fungsi vital gelang ini bakal sangat terasa andaikan jemaah tersesat alias terpisah dari rombongannya di tengah padatnya mobilitas di Arab Saudi.

Dengan kelengkapan info pada gelang, petugas di lapangan dapat melakukan identifikasi dengan cepat. Hal ini memungkinkan proses pendampingan dan pemindahan kembali ke rombongan melangkah lebih jeli dan tepat sasaran.

Berikut adalah rincian spesifikasi dan info nan tertera pada gelang haji 2026:

• Nomor golongan terbang (kloter).

• ⁠Nomor paspor jemaah.

• ⁠Nomor maktab.

• ⁠Tahun keberangkatan haji.

• ⁠Tulisan tahun berangkat haji, diapit oleh logo dan teks 'KEMENTERIAN HAJI DAN UMRAH RI'.

• ⁠Tulisan 'Indonesia' dalam aksara Arab.

• ⁠Bendera Merah Putih nan disandingkan dengan kode embarkasi asal jemaah.

Pada Haji 2026, jemaah dijadwalkan mulai memasuki pondok pada Selasa (21/4).

Sehari setelahnya, jemaah haji gelombang pertama bakal mulai diterbangkan dari Tanah Air menuju Madinah pada Rabu (22/4).

Sementara itu, jemaah gelombang kedua bakal menyusul diberangkatkan menuju Makkah melalui Bandara Jeddah mulai 7 Mei 2026.

Berikut adalah rincian komplit agenda Perjalanan Haji 2026:

Fase Keberangkatan

• 21 April 2026: Jemaah haji masuk pondok haji.

• 22 April 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah.

• 1 Mei 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Madinah ke Makkah.

• 6 Mei 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah.

• 7 Mei 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah.

• 15 Mei 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Madinah ke Makkah.

• 21 Mei 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah, sekaligus pemisah akhir kehadiran (closing date) di Bandara KAAIA Jeddah.

Fase Puncak Haji

• 25 Mei 2026: Pemberangkatan jemaah haji dari Makkah ke Arafah.

• 26 Mei 2026: Wukuf di Arafah.

• 27 Mei 2026: Hari Raya Iduladha 1447 H.

• 28 Mei 2026: Hari Tasyriq I.

• 29 Mei 2026: Hari Tasyriq II (Nafar Awal).

• 30 Mei 2026: Hari Tasyriq III (Nafar Tsani).

Fase Kepulangan

• 1 Juni 2026: Awal kehadiran jemaah haji gelombang I di Tanah Air.

• 7 Juni 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah.

• 15 Juni 2026: Akhir pemulangan jemaah haji gelombang I dari Jeddah ke Tanah Air.

• 16 Juni 2026: Tahun Baru Hijriah 1448 H, sekaligus awal pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air.

• 21 Juni 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah.

• 30 Juni 2026: Akhir pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air.

• 1 Juli 2026: Akhir kehadiran jemaah haji gelombang II di Tanah Air.

(kna/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional