Jakarta, CNBC Indonesia-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kemauan pemerintah China untuk menerbitkan obligasi di Indonesia.
Hal ini disampaikan Purbaya usai berjumpa Menteri Keuangan China Lan Foan di Washington Amerika Serikat pekan lampau dalam agenda pertemuan IMF-World Bank 2026.
"China juga bilang boleh gak kami terbitkan bond mereka di Indonesia," kata Purbaya mengulangi permintaan Menkeu China kepada wartawan di kantornya, Selasa (21/4/2026)
"Saya bilang boleh," jawab Purbaya.
Menurut Purbaya, ini adalah corak timbal kembali lantaran pemerintah Indonesia bakal menerbitkan Panda Bonds dalam waktu dekat. Obligasi tersebut bagian dari solusi menekan biaya utang Indonesia.
"Kita bilang juga kita mau menerbitkan Panda Bond di sana, dia banget setuju dan bunganya di Cina itu murah, hanya 2,3%," jelasnya.
China dan Indonesia mempunyai hubungan nan sangat kuat, terutama soal perdagangan. Kesepakatan ini bakal memberikan akibat positif bagi Indonesia ke depan.
"Jadi China adalah mitra jual beli terbesar kita, jadi pada perbicaraan itu hasilnya banget positif, saya pikir ke depan hubungan kita dengan China dalam perihal perdagangan internasional bakal tetap baik," paparnya.
Purbaya mengaku juga menyampaikan berita tersebut kepada penanammodal AS. "Jadi kita ngomongin bahasa halusnya, jika lo gak mau nan lain ada nan mau, hubungannya lebih murah lagi. Itu trade nan halus, itu langkah negosiasi kita begitu. Jadi langsung naikkan jumlah incoming bid-nya signifikan," pungkasnya.
(ras/mij)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
16 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·