Fenomena El Nino Godzilla, Rano Karno Ingatkan soal Dampaknya di Jakarta

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Sebelumnya, Menteri Pertanian (mentan) Andi Amran Sulaiman meminta pemerintah daerah (pemda) untuk mempersiapkan kemarau ekstrem atau El Nino Godzilla. Optimalisasi irigasi hingga sistem peringatan perlu dijalankan.

Amran mengutip info Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), El Nino Godzila bakal terjadi mulai April-Agustus 2026. Dia turut meminta para kepala wilayah mengidentifikasi area langganan kekeringan.

"Dalam rangka antisipasi musim tandus nan terjadi pada tahun ini, Kementerian Pertanian menginstruksikan kepada seluruh gubernur dan bupati se-Indonesia agar melakukan mapping wilayah langganan kekeringan dan early warning system," ungkap Amran dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR, Selasa (7/4/2026).

Dia juga berambisi ada upaya optimasi pengelolaan air irigasi. Serta melakukan rehabilitasi irigasi embung sumur air dangkal dan sumur air dalam.

"Serta memanfaatkan pompanisasi perpipaan, irigasi perpompaan, melakukan percepatan tanam dengan prioritas tahan kekeringan, mengatur pola tanam, koordinasi, dan sinergi pemerintah, daerah, dan pemangku kepentingan," Amran menambahkan.

Guna memperkuat persiapan, Kepala Badan Pangan Nasional (BPN) mengungkapkan, pihaknya sudah memberikan banyak support sejak 2024 lalu. Barangnya termasuk mesin pompa air, traktor, handspray, hingga perangkat mesin pertanian lainnya sebanyak 171.000 unit sehak 2024-2025.

"Target 2026, 37.000 unit pengedaran prasarana air irigasi perpompaan, irigasi perpipaan, bangun konservasi, rehab jaringan irigasi tersier, dan pompa air sebanyak 94.000 unit 2024-2025," ujar dia.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita