Mantan Hakim Konstitusi, Anwar Usman, pingsan di Gedung MK, Jakarta, Senin (13/4). Selang beberapa waktu, dia pun siuman dan menyampaikan penyebabnya bisa pingsan.
"Tadi itu kurang tidur. Terus terang aja, sampai subuh begadang. Ya biasa, giat nonton podcast jika sudah tampilan negara-negara Balkan tuh. Kan abis pulang dari Bosnia, ya itu," kata Anwar kepada wartawan.
Selain itu, Anwar juga mengaku tak sempat sarapan. Hal ini pun menjadi salah satu penyebabnya pingsan.
"Belum sarapan sih tadi," ujar dia.
Adapun Anwar pingsan saat kirab wisuda purnabakti nan digelar di Gedung MK. Dalam aktivitas wisuda tersebut, Anwar Usman sempat mengenang pengabdiannya selama 15 tahun di MK.
Anwar mengutip ucapan Ketua MK Suhartoyo nan menyebut bahwa setiap putusan Hakim tidak pernah memuaskan semua pihak. Meski demikian, dia menyebut bahwa menegakkan kebenaran dan keadilan merupakan perintah Allah.
Selain itu, dia menyinggung soal sejumlah peristiwa nan dialaminya saat menjabat Hakim MK. Mulai dari dituding menerima sampulsurat hingga diperiksa oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi. Namun, dia meyakini kebenaran bakal terungkap.
Dia pun tak lupa menyampaikan terima kasih dan permintaan maaf kepada para Hakim MK serta para pegawai di sana.
"Apabila selama 15 tahun saya berada di Mahkamah Konstitusi, tentu saja ada perihal hal nan kurang berkenan, kurang mendapat apresiasi. Karena saya, sebagai manusia biasa nan penuh dengan kekurangan. Maka dari ujung kaki sampai ke ujung rambut, dari lubuk hati nan dalam saya menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih nan tak terhingga," pungkasnya.
Setelahnya, Anwar Usman berbareng istrinya kemudian melangkah keluar dari Ruang Sidang Pleno menuju lobi utama sekitar pukul 17.48 WIB. Sejumlah pegawai MK pun terlihat menyambut mereka dalam proses kirab tersebut. Pada saat itu, seorang pegawai MK pun sudah nampak memegangi tangan Anwar Usman dan memapahnya berjalan.
Namun, tiba-tiba Anwar Usman terkulai lemas. Wakil Ketua MK Saldi Isra dan Hakim MK Guntur Hamzah nan kebetulan berada tak jauh dari letak langsung memberikan pertolongan.
Anwar Usman kemudian digotong masuk ke ruang tunggu untuk diberikan penanganan medis. Hingga saat buletin ini dinaikkan belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kondisi Anwar Usman.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·