Hamil di Usia 44 Tahun seperti Natalie Portman, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi suami mendampingi istri hamil. Foto: Prostock-studio/Shutterstock

Moms, berita senang datang dari aktris Hollywood Natalie Portman nan dikabarkan tengah menjalani kehamilan anak ketiganya di usia 44 tahun.

Peraih Oscar dari movie Black Swan (2010) ini telah mempunyai 2 anak dan sekarang kembali mengandung di usia 44 tahun.

Hamil di usia 35 tahun ke atas tergolong berisiko, sehingga perlu lebih dipantau agar kehamilan lancar, kondisi ibu dan janin juga sehat.

Ini nan Harus Diperhatikan di Kehamilan Usia 40-an

Ilustrasi ibu mengandung shock. Foto: PeopleImages/Shutterstock

Menurut master ahli kebidanan dan kandungan sekaligus expert kumparanMOM dr. Andrew Yurius Christian, Sp.OG, kehamilan di usia matang tetap bisa melangkah sehat dengan persiapan nan tepat.

“Kehamilan di usia 40-an tetap memungkinkan dijalani dengan sehat, asalkan ibu mempersiapkan kondisi tubuh sejak sebelum hamil, rutin melakukan pemeriksaan ke master kandungan, serta menjaga pola hidup sehat dengan nutrisi nan optimal,” jelas dr. Andrew.

Untuk mendukung kehamilan nan sehat di usia 40-an, berikut beberapa tips nan bisa Anda lakukan menurut dr. Andrew:

  1. Siapkan tubuh sejak sebelum hamil

Pastikan tubuh dalam kondisi optimal dengan olahraga rutin dan pemenuhan nutrisi, terutama masam folat, vitamin, dan mineral sejak 3 bulan sebelum hamil.

2. Jaga kesehatan bentuk dan mental

Kondisi tubuh nan segar dan mental nan stabil membantu kehamilan melangkah lebih optimal.

3. Rutin periksa ke master kandungan

Pemeriksaan berkala krusial untuk memantau kondisi ibu dan janin selama kehamilan. Lakukan pemeriksaan tambahan jika perlu Tes seperti NIPT dan USG fetomaternal pada trimester kedua dapat membantu mendeteksi akibat sejak dini.

4. Tetap terapkan pola hidup sehat

Penuhi kebutuhan nutrisi makro dan mikro, serta hindari style hidup tidak sehat.

Selain itu, ibu mengandung di usia 40-an juga tetap tetap bisa melahirkan secara pervaginam, Moms.

“Persalinan pervaginam tetap bisa dilakukan, tergantung kondisi bentuk masing-masing ibu dan hasil pertimbangan dokter,” tutup dr. Andrew

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan