Proses pemindahan jasad korban dari sungai.(MI/Yoseph Pencawan)
TIM SAR Gabungan akhirnya sukses menemukan Zidan, bocah berumur delapan tahun, nan dilaporkan hanyut terseret arus Sungai Aek Natas di wilayah Desa Rombisan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatra Utara. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal bumi pada Senin (1/6) sore.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengungkapkan bahwa jasad korban ditemukan cukup jauh dari titik awal dilaporkan lenyap akibat derasnya arus sungai.
"Pada sore hari pukul 16.10 WIB, korban sukses ditemukan dalam keadaan meninggal bumi pada radius sekitar tujuh kilometer dari letak awal korban dilaporkan hanyut," terang Hery, Selasa (2/6).
Setelah sukses dievakuasi dari sungai, petugas langsung menyerahkan jenazah korban kepada pihak family untuk dibawa ke rumah duka. Hery juga menyampaikan rasa duka cita nan mendalam atas musibah nan menimpa family korban.
Operasi Pencarian Intensif
Hery menjelaskan, operasi pencarian dilakukan secara intensif sejak Senin siang dengan mengerahkan beragam metode dan peralatan pengamanan air. Mengingat kondisi arus sungai nan cukup deras dan area pencarian nan luas, tim campuran membagi konsentrasi pergerakan menjadi beberapa sektor.
Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian dengan metode assessment menggunakan teknologi Aqua Eye di sekitar letak kejadian untuk mendeteksi objek di bawah air. Pencarian kemudian dilanjutkan dengan penyisiran permukaan air menggunakan perahu menuju arah hilir sungai.
Selain penyisiran air, petugas juga melakukan pemantauan visual secara mendetail di sepanjang bantaran sungai guna memperluas radius pencarian.
Personel Terlibat: Operasi pengamanan ini melibatkan personel dari Pos SAR Tanjung Balai Asahan, Polsek Aek Natas, BPBD Labuhanbatu Utara, pemerintah desa, masyarakat setempat, hingga pihak family korban.
Dalam proses evakuasi, tim didukung oleh sejumlah perangkat utama seperti perahu rafting, Aqua Eye, peralatan water rescue, peralatan medis, perangkat komunikasi, serta perangkat pelindung diri (APD) personal.
"Dengan ditemukan tubuh korban, Operasi SAR resmi dinyatakan ditutup. Seluruh unsur nan terlibat dalam pencarian telah dikembalikan ke satuan masing-masing," pungkas Hery. (I-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·