Penyanyi Zara Larsson menolak dicalonkan untuk nominasi Best New Artist di Grammy Awards 2027. Sebab, dia sudah berkarier sebagai musisi selama lebih dari satu dekade.
Dilansir E! News, Zara Larsson kepada Perfect Magazine dalam wawancara nan dipublikasikan pada 27 Agustus 2026 mengaku sempat membicarakan perihal tersebut dengan labelnya sebelumnya.
"Mereka bilang, 'Ya, kami bakal mencoba memandang apakah Anda bisa masuk Best New Artist di Grammy.' Dan saya bilang, 'Saya apalagi tidak menginginkannya. Itu justru bakal mengecilkan 13 tahun saya sebagai seorang artis. Saya bukan artis baru,'” kata Larsson.
Dalam pekerjaan bermusiknya, Larsson meraih kesuksesan lewat sejumlah lagu, seperti Lush Life pada 2015 dan Symphony pada 2017. Album kelimanya, Midnight Sun, nan dirilis pada September 2025 membikin popularitasnya semakin melejit.
Larsson mengakui merasakan perubahan dalam kariernya belakangan ini. Namun, dia tetap memandang perjalanan kariernya secara keseluruhan.
"Itulah kenapa saya menyukai istilah 'breakthrough'. Rasanya seperti seluruh bumi memandang saya secara bersamaan. Sebelumnya, sebuah lagu sukses di satu tempat, lampau setahun kemudian lagu lainnya sukses di tempat berbeda. Sekarang rasanya semuanya mulai menyatu dengan sangat baik," tutur Larsson.
Keinginan Larsson untuk tidak masuk dalam kategori Best New Artist rupanya sudah terpenuhi. Ia tidak memenuhi syarat untuk masuk kategori tersebut lantaran lagunya, 'Midnight Sun', nan dirilis sebagai single pada Juni 2025, telah mendapatkan nominasi Best Dance Pop Recording di Grammy Awards 2026.
Dalam patokan Recording Academy untuk kategori Best New Artist, seorang artis tidak memenuhi syarat andaikan sebelumnya pernah mendapatkan nominasi Grammy sebagai performer, termasuk nominasi sebagai personil tetap dari sebuah grup nan masuk nominasi.
Meski begitu, album Midnight Sun tetap memenuhi syarat untuk dipertimbangkan masuk nominasi Grammy Awards 2027. Daftar nominasi bakal diumumkan pada November.
Ukuran kesuksesan bagi Larsson bukanlah penghargaan. Akan tetapi, penonton nan datang ke konsernya.
“Semakin bertambah usia, semakin jelas bagi saya bahwa passion saya dan perihal nan betul-betul saya pedulikan adalah orang-orang nan datang ke konser saya,” ucap Larsson.
Larsson mengatakan orang meluangkan waktu dan mengeluarkan duit untuk datang ke konsernya berbareng dengan teman-temannya.
"Dan saya bisa berada di atas panggung serta menyanyi secara langsung. Budaya pagelaran live adalah sesuatu nan betul-betul sangat saya pedulikan," ungkap Larsson.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·