Ilustrasi(Dok Istimewa)
Yayasan El Yaqin nan menaungi sekolah TK dan SD Islam Bina Cendekia (SDI-BC) di Kedaung, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menegaskan komitmennya dalam menyediakan program sekolah gratis bagi kalangan tidak mampu. Langkah ini diambil sebagai corak kepedulian yayasan untuk menjamin pendidikan berbobot bagi kaum duafa.
"Sekolah cuma-cuma bagi anak-anak tidak bisa alias ekonomi lemah ini merupakan kebaikan mini nan saya niatkan sebagai sedekah. Jangan pernah berakhir kita membantu mereka agar bisa belajar serta mengantar mereka menjadi anak nan berilmu," papar Ketua Yayasan El Yaqin, Nurul Yaqin, dalam sambutan perpisahan siswa kelas akhir TK dan SDI-BC di Gedung Pusdiklat Kemenag, Ciputat, Tangsel, pekan lalu.
Menurut Nurul Yaqin, ke depan pihak yayasan berencana menambah kuota siswa peserta sekolah cuma-cuma tersebut. Saat ini, tercatat ada sekitar 40 anak jenjang TK dan SD nan telah menjadi peserta program tersebut. "Ke depannya, semoga kami dapat menyiapkan kelas unik bagi anak-anak tidak mampu," ungkapnya.
Ia juga berambisi agar para lulusan sekolah Bina Cendekia, dengan support orang tua, tetap menjaga keilmuan dan kecintaan terhadap Al-Qur'an. Nurul menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai kepercayaan melalui perbuatan dan teladan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan nan sama, Nurul Yaqin menyampaikan apresiasi kepada para pembimbing dan orang tua atas kerja sama nan baik dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah Bina Cendekia. Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika tetap terdapat kekurangan dalam pelayanan.
"Semoga jumlah dan kualitas sekolah BC dapat terus kita tingkatkan bersama," pungkasnya.
Acara pelepasan dan perpisahan tersebut berjalan khidmat sekaligus semarak. Suasana haru menyelimuti ruangan saat para siswa melakukan prosesi sungkeman kepada orang tua mereka sebagai tanda syukur atas kelulusan nan diraih.
Rangkaian aktivitas juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an secara berkelompok oleh siswa TK dan SD, serta persembahan lagu untuk para guru. Selain itu, para siswa menampilkan drama musikal dan tari bertema "Stop Bullying" serta kampanye hidup sehat dan bersih dari sampah. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·